DPD SULUT LSM GADAPAKSI INDONESIA & LAW FIRM MNH & PARTNERS. SUDAH 8 BULAN, KASUS DUGAAN IJAZAH PALSU BUPATI KEP. TALAUD WELLY TITAH BELUM ADA KEPASTIAN HUKUM.

- Penulis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

 

Jakarta, 14 Agustus 2026
Sudah hampir 8 bulan laporan dugaan penggunaan ijazah palsu atas nama Bapak *WELLY TITAH*, Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud, terdaftar di Bareskrim Polri.

Hingga hari ini kami DPD Sulut LSM GADAPAKSI Indonesia bersama LAW FIRM MNH & PARTNERS belum melihat adanya kejelasan dan kepastian hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan dokumen yang kami terima dan telusuri, kami menemukan kejanggalan:

1.Ketidaksesuaian Data Sekolah.
Dalam data yang beredar, yang bersangkutan menyebut pernah sekolah di SMA Ebenhezer Manado tahun 1981-1983 atau Kelas I dan kelas II. Padahal SMA Ebenhezer Manado baru berdiri tanggal 18Juli 1985.
Sementara di foto copy ijazah yang dilampirkan tertulis lulus dari SMA NEGERI 1 BEO tahun 1984, No. STTB 0058807.

2.Dugaan
Manipulasi Arsip,
Kami mendapat informasi dan patut menduga bahwa arsip sekolah di SMAN 1 Beo dan arsip di Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara diduga telah disetting/diubah sejak tahun 2017. Jika benar, maka pengecekan buku induk saja tidak akan cukup.

Baca Juga:  Exploring Bandung's Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

3.Keterangan Saksi,
Kami memiliki keterangan dari beberapa saksi di Talaud yang menyatakan tidak pernah melihat yang bersangkutan mengikuti proses belajar dan ujian akhir di SMAN 1 Beo tahun 1984.

TUNTUTAN KAMI

Karena adanya dugaan manipulasi arsip, maka kami mendesak
Bapak Kapolri dan Bapak Kabareskrim Polri, untuk segera memerintahkan tim penyidik Subdid IV Bareskrim Polri :

1.Turun langsung ke Kepulauan Talaud,
untuk memeriksa saksi-saksi guru, TU, dan teman angkatan 1984.
2 Melakukan uji forensik,
terhadap dokumen ijazah yang ada, untuk membuktikan keaslian kertas, tinta, dan stempel.3. Mencari bukti pembanding, berupa ijazah SD, SMP, dan data kepegawaian lainnya.

Kami tidak menuduh. Kami hanya menuntut kepastian hukum yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
Untuk Talaud yang lebih baik dan bermartabat, tutup Demercis Tamila.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gardagarudainvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LBH Suara Panrita Keadilan Apresiasi Respons Cepat Penanganan Dugaan Perundungan Siswi SD
Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Perintahkan Kementrian Gubernur Riau Hadir Bantu Warga Vs Perusahaan!!!
Prof Sutan Nasomal: Pembangunan Bagus, Tapi Jangan Korbankan Warga! Gubernur Sumut Diminta Dorong Penyelesaian Banjir Gambus Laut
Pemdes Lima Desa di Seira Dipolisikan, Dugaan Pungli Nelayan Capai Rp1,49 Miliar
LBH Suara Panrita Keadilan Desak Pemulihan Trauma Siswi SD Diduga Korban Bullying
Profesor Sutan Nasomal Ajungi Jempol Keberhasilan Kepala Bea Cukai Tangerang Banten Ungkap Kerugian Negara Puluhan Milyar!!!
PAM GMIM Tondei Satu dan Gereja Injili di Tanah Papua Perkuat Kebersamaan dalam Pelayanan
9 BULAN MANGKRAK! TIPIDUM BARESKRIM POLRI DIDUGA MAIN-MAIN DENGAN LAPORAN DUGAAN IJAZAH PALSU WELLY TITAH
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:43 WIB

LBH Suara Panrita Keadilan Apresiasi Respons Cepat Penanganan Dugaan Perundungan Siswi SD

Sabtu, 12 September 2026 - 10:33 WIB

Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Perintahkan Kementrian Gubernur Riau Hadir Bantu Warga Vs Perusahaan!!!

Jumat, 11 September 2026 - 11:05 WIB

Pemdes Lima Desa di Seira Dipolisikan, Dugaan Pungli Nelayan Capai Rp1,49 Miliar

Jumat, 11 September 2026 - 11:03 WIB

LBH Suara Panrita Keadilan Desak Pemulihan Trauma Siswi SD Diduga Korban Bullying

Jumat, 11 September 2026 - 11:01 WIB

Profesor Sutan Nasomal Ajungi Jempol Keberhasilan Kepala Bea Cukai Tangerang Banten Ungkap Kerugian Negara Puluhan Milyar!!!

Berita Terbaru