Media Gardagarudainvestigasi.com
BITUNG, Sulawesi Utara – 22 Juni 2026 — Kabar duka menyelimuti Kota Bitung. Salah satu putra terbaik daerah yang dikenal sebagai pemerhati kota dan pejuang kepentingan masyarakat, Darma Baginda, telah berpulang menghadap Sang Pencipta.
Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Kota Bitung. Semasa hidupnya, Darma Baginda dikenal sebagai sosok yang aktif, kritis, dan konsisten dalam menyuarakan berbagai persoalan publik. Ia tidak pernah ragu menyampaikan pandangan, kritik, maupun masukan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perhatian almarhum terhadap pembangunan, pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta berbagai persoalan sosial menjadikannya salah satu figur yang dihormati oleh berbagai kalangan. Suaranya kerap menjadi bagian dari kontrol sosial yang konstruktif dalam kehidupan demokrasi di Kota Bitung.
Darma Baginda tidak hanya dikenal sebagai pemerhati kota, tetapi juga sebagai pribadi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap nasib masyarakat kecil. Pemikiran dan dedikasinya selama ini telah memberikan warna tersendiri dalam perjalanan pembangunan dan dinamika sosial di Kota Bitung.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar, sahabat, insan pers, aktivis sosial, tokoh masyarakat, serta seluruh warga Kota Bitung yang mengenal dan menghargai perjuangannya.
Atas nama seluruh masyarakat yang berduka, disampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Darma Baginda.
- “Selamat jalan Darma Baginda. Terima kasih atas dedikasi, kepedulian, serta kontribusi yang telah diberikan untuk Kota Bitung. Semoga segala amal kebaikan dan pengabdian almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan dalam menghadapi masa duka ini.”
Kepergian Darma Baginda meninggalkan jejak pengabdian dan teladan tentang pentingnya kepedulian terhadap daerah serta keberanian menyuarakan aspirasi masyarakat. Namanya akan selalu dikenang sebagai bagian dari perjalanan dan sejarah sosial Kota Bitung.
Selamat jalan, Darma Baginda. Kota Bitung berduka, namun jasa dan pengabdianmu akan tetap dikenang sepanjang masa.
Usman musa














