GTI Apresiasi Respons Pemkot Kotamobagu Tangani Korban Tragedi Upai, Fikri: Jangan Tambah Luka di Tengah Duka

- Penulis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

 

KOTAMOBAGU —  19 Agustus 2026 – Di tengah suasana duka pascatragedi drag race di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, perhatian terhadap keluarga korban menjadi sorotan berbagai pihak.

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garda Timur Indonesia (GTI) mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Kotamobagu yang dinilai menunjukkan kepedulian terhadap korban dan keluarga yang ditinggalkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum DPP GTI, Fikri Alkatiri, menilai pendampingan yang dilakukan pemerintah menjadi bagian penting dalam membantu keluarga korban melewati masa sulit.

Menurut Fikri, dalam situasi seperti ini, kehadiran pemerintah tidak hanya dibutuhkan dalam bentuk kebijakan, tetapi juga melalui kepedulian dan pendampingan secara langsung.

“Di tengah suasana duka seperti ini, yang dibutuhkan keluarga korban adalah kepedulian, ketenangan dan dukungan. Kami mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Kotamobagu yang memberikan perhatian kepada keluarga korban,” ujar Fikri.

Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., sebelumnya menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan pendampingan kepada keluarga korban. Pemerintah juga mengingatkan seluruh pihak agar tidak memperkeruh suasana dengan informasi yang dapat memicu konflik.

Wali Kota meminta masyarakat menjaga perasaan keluarga korban dan tidak menjadikan tragedi tersebut sebagai ruang untuk saling menyalahkan.

Bagi Fikri, pesan tersebut penting untuk menjadi perhatian bersama.

Fikri: Jangan Mudah Terprovokasi

GTI mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Fikri menegaskan, tragedi yang telah menimbulkan duka tersebut jangan sampai berkembang menjadi persoalan baru akibat munculnya narasi provokatif dan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga:  128 Hukum Tua di Minahasa Resmi Dilantik, Bupati Robby Dondokambey Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang. Jangan mudah terprovokasi oleh narasi yang belum jelas kebenarannya. Jangan sampai informasi liar justru menambah beban keluarga korban yang saat ini sedang berduka,” tegasnya.

Ia mengatakan, masyarakat tetap memiliki hak untuk mempertanyakan dan mengawal proses penanganan tragedi. Namun, penyampaian pendapat harus dilakukan secara bijak dan tidak mengarah pada tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.

“Kalau ada yang perlu dipertanyakan, mari kita kawal melalui jalur yang benar. Kita boleh berbeda pandangan, tetapi jangan sampai perbedaan itu berubah menjadi permusuhan,” kata Fikri.

GTI juga mendorong agar proses penanganan dan pengusutan tragedi berjalan secara profesional, transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurut Fikri, kepentingan keluarga korban harus tetap menjadi perhatian utama. Mereka membutuhkan ruang untuk berduka, bukan tambahan tekanan akibat polemik di tengah masyarakat.

Doa dan Kepedulian Jadi Kekuatan Baru

Fikri menilai tragedi Upai seharusnya menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian.

“Doa dan kepedulian kita kepada keluarga korban diharapkan bisa menjadi semangat baru bagi mereka untuk menghadapi masa sulit ini. Jangan ada luka baru di tengah duka,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat Kotamobagu dan seluruh pihak untuk menjaga persaudaraan serta memberikan kepercayaan kepada pihak-pihak yang berwenang dalam menjalankan proses penanganan dan pengusutan tragedi.

“Yang kita butuhkan sekarang adalah empati, persatuan dan informasi yang benar. Jangan jadikan tragedi ini sebagai alasan untuk memecah masyarakat,” pungkas Fikri.

Usman Musa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gardagarudainvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LBH Suara Panrita Keadilan Apresiasi Respons Cepat Penanganan Dugaan Perundungan Siswi SD
Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Perintahkan Kementrian Gubernur Riau Hadir Bantu Warga Vs Perusahaan!!!
Prof Sutan Nasomal: Pembangunan Bagus, Tapi Jangan Korbankan Warga! Gubernur Sumut Diminta Dorong Penyelesaian Banjir Gambus Laut
Pemdes Lima Desa di Seira Dipolisikan, Dugaan Pungli Nelayan Capai Rp1,49 Miliar
LBH Suara Panrita Keadilan Desak Pemulihan Trauma Siswi SD Diduga Korban Bullying
Profesor Sutan Nasomal Ajungi Jempol Keberhasilan Kepala Bea Cukai Tangerang Banten Ungkap Kerugian Negara Puluhan Milyar!!!
PAM GMIM Tondei Satu dan Gereja Injili di Tanah Papua Perkuat Kebersamaan dalam Pelayanan
9 BULAN MANGKRAK! TIPIDUM BARESKRIM POLRI DIDUGA MAIN-MAIN DENGAN LAPORAN DUGAAN IJAZAH PALSU WELLY TITAH
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:43 WIB

LBH Suara Panrita Keadilan Apresiasi Respons Cepat Penanganan Dugaan Perundungan Siswi SD

Sabtu, 12 September 2026 - 10:31 WIB

Prof Sutan Nasomal: Pembangunan Bagus, Tapi Jangan Korbankan Warga! Gubernur Sumut Diminta Dorong Penyelesaian Banjir Gambus Laut

Jumat, 11 September 2026 - 11:05 WIB

Pemdes Lima Desa di Seira Dipolisikan, Dugaan Pungli Nelayan Capai Rp1,49 Miliar

Jumat, 11 September 2026 - 11:03 WIB

LBH Suara Panrita Keadilan Desak Pemulihan Trauma Siswi SD Diduga Korban Bullying

Jumat, 11 September 2026 - 11:01 WIB

Profesor Sutan Nasomal Ajungi Jempol Keberhasilan Kepala Bea Cukai Tangerang Banten Ungkap Kerugian Negara Puluhan Milyar!!!

Berita Terbaru