GADAPAKSI: 9 BULAN LAPORAN DUGAAN IJAZAH PALSU BUPATI TALAUD MENGENDAP DI BARESKRIM, PENYIDIK 3X INGKAR JANJI TURUN KE DAERAH

- Penulis

Rabu, 9 September 2026 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

 

 

Jakartav – Gerakan Advokasi Peduli Aparatur Sipil dan Aparat Penegak Hukum Indonesia “GADAPAKSI” menyoroti lambannya penanganan Laporan Polisi dugaan penggunaan ijazah palsu atas nama Welly Titah, Bupati Kepulauan Talaud di SUBDIT IV Tipidum Bareskrim Polri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sudah 9 bulan sejak laporan terdaftar, namun hingga hari ini penyidik belum juga melakukan pemeriksaan di Kabupaten Kepulauan Talaud.

“Kami sudah 3 kali dijanjikan penyidik akan turun ke Talaud untuk memeriksa saksi dan bukti. Tapi sampai sekarang nihil. Ada apa sebenarnya? Masyarakat Talaud berhak tahu motif dari penundaan ini,” tegas Ketua GADAPAKSI Sulut, Demercis.

Yang menguatkan kecurigaan publik, lanjut Demercis, kemarin penyidik justru meminta nomor WhatsApp 3 orang kepala sekolah: SMAN Beo, SMAN Lirung, dan SMA Swasta Ebenhezer Manado. Serta 1 orang Kepala Dinas Kependudukan.

Baca Juga:  PAM GMIM Tondei Satu dan Gereja Injili di Tanah Papua Perkuat Kebersamaan dalam Pelayanan

“Kalau mau serius, kenapa tidak langsung turun? Kenapa minta no WA dulu? Jangan sampai ini upaya nego-nego. Kami khawatir ada upaya mengulur waktu,” ujarnya.

GADAPAKSI mendesak Kapolri dan Kabareskrim segera mengevaluasi kinerja SUBDIT IV Tipidum. Jangan sampai kepercayaan publik ke Bareskrim runtuh karena 1 kasus yang tidak ditangani.

“Kami minta kepastian: Kapan penyidik turun ke Talaud? Kasus ini menyangkut integritas pejabat publik. Jangan sampai hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas,” tutup Demercis.Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gardagarudainvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LBH Suara Panrita Keadilan Apresiasi Respons Cepat Penanganan Dugaan Perundungan Siswi SD
Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Perintahkan Kementrian Gubernur Riau Hadir Bantu Warga Vs Perusahaan!!!
Prof Sutan Nasomal: Pembangunan Bagus, Tapi Jangan Korbankan Warga! Gubernur Sumut Diminta Dorong Penyelesaian Banjir Gambus Laut
Pemdes Lima Desa di Seira Dipolisikan, Dugaan Pungli Nelayan Capai Rp1,49 Miliar
LBH Suara Panrita Keadilan Desak Pemulihan Trauma Siswi SD Diduga Korban Bullying
Profesor Sutan Nasomal Ajungi Jempol Keberhasilan Kepala Bea Cukai Tangerang Banten Ungkap Kerugian Negara Puluhan Milyar!!!
PAM GMIM Tondei Satu dan Gereja Injili di Tanah Papua Perkuat Kebersamaan dalam Pelayanan
9 BULAN MANGKRAK! TIPIDUM BARESKRIM POLRI DIDUGA MAIN-MAIN DENGAN LAPORAN DUGAAN IJAZAH PALSU WELLY TITAH
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:43 WIB

LBH Suara Panrita Keadilan Apresiasi Respons Cepat Penanganan Dugaan Perundungan Siswi SD

Sabtu, 12 September 2026 - 10:33 WIB

Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Perintahkan Kementrian Gubernur Riau Hadir Bantu Warga Vs Perusahaan!!!

Sabtu, 12 September 2026 - 10:31 WIB

Prof Sutan Nasomal: Pembangunan Bagus, Tapi Jangan Korbankan Warga! Gubernur Sumut Diminta Dorong Penyelesaian Banjir Gambus Laut

Jumat, 11 September 2026 - 11:05 WIB

Pemdes Lima Desa di Seira Dipolisikan, Dugaan Pungli Nelayan Capai Rp1,49 Miliar

Jumat, 11 September 2026 - 11:03 WIB

LBH Suara Panrita Keadilan Desak Pemulihan Trauma Siswi SD Diduga Korban Bullying

Berita Terbaru