RAJA MAFIA SOLAR FRENLY ROMPAS MENANTANG NEGARA! GUDANG RAKSASA DI KEMAH BEROPERASI LANCAR, HUKUM DI SULUT TAMPAK DITELAN BUMI

- Penulis

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Jaringan Menguasai Pasar Sampai Gorontalo, Diduga Menopang Tambang Ilegal, Masyarakat Mendesak MABES POLRI TURUN BERSIHKAN PERLINDUNGAN OKNUM

Kamis, 23 Juli 2026 – Mediagardagarudainvestigasi.com

SULAWESI UTARA – Ini bukan lagi sekadar dugaan pelanggaran, melainkan TANTANGAN TERBUKA TERHADAP KEWIBAWAAN NEGARA DAN HUKUM. Praktik perampokan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Sulawesi Utara kini berjalan tanpa rasa takut, seolah undang-undang tak lagi berlaku di wilayah ini. Sosok bernama Frenly Rompas kini menjadi nama yang paling ditakuti sekaligus menjadi rahasia umum sebagai OTAK UTAMA DAN PENGUASA MUTLAK jaringan mafia solar terbesar yang nyata-nyata mempermalukan penegakan hukum di tanah ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabar yang mengguncang akal sehat: Gudang penampungan berkapasitas raksasa di Desa Kemah sudah dilaporkan secara gamblang oleh Jurnalis Aktivis Rakyat Indonesia. Namun sampai detik ini? TIDAK ADA APA-APA! Tidak ada penggerebekan, tidak ada penyitaan, tidak ada penangkapan. Lokasi itu masih beroperasi siang malam, menyedot hak rakyat, sementara aparat seolah BUNGKAM DAN MEMBIARKAN.

FRENLY ROMPAS KUASAI ALIRAN DARI UJUNG KE UJUNG
Penelusuran mendalam membuktikan betapa dahsyatnya cengkeraman jaringan ini. Solar subsidi yang seharusnya melayani rakyat kecil, dikuras habis dari seluruh SPBU di Sulut, dikumpulkan, lalu didistribusikan secara ilegal: disalurkan ke industri, ke lokasi tambang liar, bahkan dijual sampai meluas ke wilayah Gorontalo. Keuntungan miliaran rupiah mengalir deras ke kantong segelintir orang, sementara rakyat harus berdesak-desakan, truk logistik mogok di jalan, dan harga kebutuhan pokok melonjak tak terkendali.

JANJI MANIS GUBERNUR & KAPOLSAH HANYA TINTA PEMBAYUNG
Belum lama ini Gubernur Yulius Selvanus Komaling bersama Polda Sulut berjanji akan membasmi mafia BBM sampai ke akar. FAKTA BERBICARA LAINNYA: Semakin dijanjikan, semakin leluasa mereka bergerak. Ini bukan sekadar kelalaian, ini adalah INDIKASI KERJASAMA KEMATIAN ANTARA PENJAHAT DAN PELINDUNG. Terbukti jelas ada permainan “MAIN AMAN”, ada setoran rutin, ada jaminan keamanan dari oknum yang menjadikan jabatan sebagai barang dagangan.

Baca Juga:  “Tak Ada Ampun! Kejaksaan Negeri Bitung Kunci Nama Tersangka Baru Kasus Perumda Bitung”

RANYAIAN KERUSAKAN YANG DITIMBULKAN
Mafia solar ini adalah DARAH HIDUP PERTAMBANGAN TANPA IZIN (PETI). Tanpa pasokan solar ilegal ini, ribuan lokasi pengrusakan alam tak akan bisa bergerak. Membiarkan Frenly Rompas beroperasi sama saja MENGIZINKAN NEGARA DIKURANGI TRILIUNAN, RAKYAT DIRUGIKAN, DAN ALAM DIMUSNAHKAN SECARA SISTEMATIS.

SERUAN TANPA KOMPROMI: MABES POLRI AMBIL ALIH!
Kami dan seluruh elemen masyarakat berteriak sekuat tenaga: JANGAN HARAP PENYELESAIAN DARI TINGKAT DAERAH YANG SUDAH TERJELAT. MABES POLRI HARUS TURUN LANGSUNG HARI INI JUGA! Bentuk tim khusus yang bersih, yang tak kenal takut, yang tak bisa disuap.

Kepada Kapolda Sulut Roycke Harry Langie: BUKTIKAN ANDA BUKAN BAGIAN DARI PERMAINAN! Segera usut tuntas laporan Jurnalis Aktivis Rakyat Indonesia, seret Frenly Rompas beserta seluruh jaringannya ke penjara, dan temukan siapa yang selama ini menjadi tameng tak kasat mata mereka.

Kepada Kejati Sulut: JANGAN JADI PENONTON! Telusuri aliran dana, lacak cukong besar yang diduga berasal dari luar daerah yang membiayai kejahatan ini.

CUKUP SUDAH! RAKYAT TIDAK AKAN LAGI DIKHIANATI. HUKUM HARUS JATUH DENGAN KEKERASAN YANG ADIL, TANPA MELIHAT SIAPA YANG BERDIRI DI BELAKANGNYA. FRENLY ROMPAS DAN SELURUH PELINDUNGNYA HARUS MERASAKAN DINDING PENJARA SEKARANG JUGA! (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gardagarudainvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RAMPAS Rp15 MILIAR! KASUS KORUPSI TAMBANG EMAS PT HWR BELUM TUNTAS, KEJATI SULUT ANCAM TANGKAP PIHAK LAIN
Dugaan Pungli Gunung Botak Menggema, Pangdam Diminta Turun Tangan Tegas Bersihkan Oknum
“Tak Ada Ampun! Kejaksaan Negeri Bitung Kunci Nama Tersangka Baru Kasus Perumda Bitung”
Kasus Penganiayaan Perempuan di Makassar, LBH Suara Panrita Keadilan Desak Kapolrestabes Tahan Pelaku
Polres Bolaang Mongondow Tegaskan Komitmen Profesional Tangani Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Proses Penyidikan Libatkan Ahli Migas
Polres Bitung Jangan Diam! Dugaan Pengisian Solar Subsidi ke KM Saparua 22 dan Ancaman terhadap Wartawan Harus Diusut Tuntas
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:15 WIB

RAJA MAFIA SOLAR FRENLY ROMPAS MENANTANG NEGARA! GUDANG RAKSASA DI KEMAH BEROPERASI LANCAR, HUKUM DI SULUT TAMPAK DITELAN BUMI

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:06 WIB

RAMPAS Rp15 MILIAR! KASUS KORUPSI TAMBANG EMAS PT HWR BELUM TUNTAS, KEJATI SULUT ANCAM TANGKAP PIHAK LAIN

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:26 WIB

Dugaan Pungli Gunung Botak Menggema, Pangdam Diminta Turun Tangan Tegas Bersihkan Oknum

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:56 WIB

“Tak Ada Ampun! Kejaksaan Negeri Bitung Kunci Nama Tersangka Baru Kasus Perumda Bitung”

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:31 WIB

Kasus Penganiayaan Perempuan di Makassar, LBH Suara Panrita Keadilan Desak Kapolrestabes Tahan Pelaku

Berita Terbaru