Gardagarudainvestigasi.com
BITUNG, Sulawesi Utara – 22 Juni 2026 — Di tengah banyaknya pihak yang mengaku peduli terhadap pendidikan dan pembinaan generasi muda, keluarga Abdul Gani Puhi Tegela, SH justru membuktikannya dengan tindakan nyata. Tanpa sorotan dan tanpa mencari pujian, keluarga tersebut dengan ikhlas meminjamkan rumah pribadinya untuk dijadikan pusat kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Nurul Iman, tempat lahirnya para santri berprestasi yang kini mampu menembus ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Sulawesi Utara.
Atas kontribusi tersebut, Ustadz Muhamad Yaskur Gobel menyampaikan apresiasi tinggi sekaligus ucapan Barakallahu Fii Umrik kepada Abdul Gani Puhi Tegela, SH yang berulang tahun pada hari ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
- “Barakallahu Fii Umrik saudaraku Abdul Gani Puhi Tegela, SH. Semoga Allah SWT melimpahkan umur yang berkah, kesehatan yang kuat, rezeki yang luas, dan kesuksesan dalam setiap langkah pengabdian. Semoga segala kebaikan yang diberikan kepada TPQ Nurul Iman menjadi amal jariyah yang terus mengalir hingga akhir hayat. Aamiin Ya Rabbal Alamin,” ujar Ustadz Muhamad Yaskur Gobel.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan Al-Qur’an tidak lahir dari slogan atau seremonial semata, melainkan dari kepedulian yang diwujudkan dalam tindakan nyata. Apa yang dilakukan keluarga Puhi-Tegela menjadi bukti bahwa satu langkah kecil yang dilakukan dengan keikhlasan dapat menghasilkan dampak besar bagi masa depan generasi Islam.
Dari rumah yang dipinjamkan tersebut, para santri TPQ Nurul Iman mendapatkan pembinaan membaca Al-Qur’an, tajwid, tahfiz, dan pendidikan akhlak secara berkelanjutan. Hasilnya tidak main-main. Tiga santri binaan TPQ Nurul Iman dipercaya menjadi utusan Kota Bitung pada ajang MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Utara, sementara dua santri lainnya dipercaya mewakili Kabupaten Minahasa Utara.
Prestasi tersebut menjadi jawaban tegas bahwa dukungan terhadap pendidikan keagamaan bukanlah pengeluaran, melainkan investasi besar untuk melahirkan generasi Qurani yang berakhlak, berprestasi, dan mampu mengharumkan nama daerah.
Ustadz Muhamad Yaskur Gobel menegaskan bahwa masyarakat perlu memberikan penghargaan kepada sosok-sosok yang bekerja dalam diam namun menghasilkan manfaat besar bagi umat.
- “Tidak semua orang mampu memberikan hartanya. Tidak semua orang mampu menyediakan tempat untuk pendidikan umat. Namun keluarga Puhi-Tegela telah membuktikan bahwa kepedulian yang tulus mampu melahirkan prestasi yang nyata. Dari rumah sederhana itu lahir santri-santri yang kini membawa nama Kota Bitung dan Sulawesi Utara di panggung MTQ tingkat provinsi,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meneladani semangat kepedulian tersebut. Menurutnya, jika semakin banyak masyarakat yang membuka ruang bagi pendidikan Al-Qur’an, maka Indonesia akan semakin kaya dengan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia dan memiliki kecintaan yang kuat terhadap Al-Qur’an.
Menutup pernyataannya, Ustadz Muhamad Yaskur Gobel kembali menyampaikan terima kasih kepada Abdul Gani Puhi Tegela, SH beserta keluarga.
- “Ketika sebagian orang hanya berbicara tentang pentingnya membangun generasi, keluarga Puhi-Tegela telah mengambil peran nyata dalam mewujudkannya. Dari rumah yang dipinjamkan dengan penuh keikhlasan, lahirlah prestasi yang hari ini membanggakan Kota Bitung dan Sulawesi Utara. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan dengan keberkahan yang berlipat ganda,” pungkasnya.
Sultan














