Kehadiran Prajurit TNI AD di Tengah Musibah Jadi Garda Terdepan Penyelamatan, Kerugian Ditaksir Capai Rp500 Juta
BITUNG – Aksi cepat dan sigap kembali ditunjukkan prajurit TNI AD dari Kodim 1310/Bitung saat kebakaran hebat melanda permukiman warga di Kelurahan Sagerat Weru Satu, Lingkungan III RT 04, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Senin malam (1/6/2026) sekitar pukul 19.30 WITA.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Begitu menerima laporan dari masyarakat, Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Kodim 1310/Bitung bersama Babinsa setempat langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Tanpa menunggu lama, para prajurit TNI AD berjibaku bersama petugas Damkar Pemerintah Kota Bitung dan warga untuk memadamkan kobaran api yang dengan cepat menghanguskan tiga unit rumah milik keluarga Jemi Tangkudung dan keluarga Asri Batung Banua.

Di tengah kepanikan warga, kehadiran personel Kodim 1310/Bitung menjadi harapan bagi masyarakat. Dengan penuh keberanian dan semangat kemanusiaan, para prajurit tidak hanya fokus memadamkan api, tetapi juga membantu mengevakuasi barang-barang milik warga yang masih dapat diselamatkan serta mengamankan lokasi agar tidak menimbulkan korban jiwa.
Berkat respons cepat, koordinasi yang solid, dan kerja sama lintas instansi, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke rumah-rumah warga lainnya yang berada di sekitar lokasi. Langkah cepat tersebut dinilai menjadi faktor utama yang berhasil mencegah kerugian yang lebih besar.
Komandan Kodim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut. Menurutnya, tindakan cepat prajurit TNI AD merupakan bentuk nyata pengabdian kepada rakyat dan implementasi tugas pembinaan teritorial dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat.

- “Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjadi bagian dari solusi ketika rakyat menghadapi kesulitan. Prajurit Kodim 1310/Bitung akan selalu siap hadir membantu masyarakat dalam setiap kondisi, termasuk saat terjadi bencana maupun musibah kebakaran,” tegas Dandim.
Danramil 1310-01/Bitung Lettu Inf Edyzon Kasenda yang memimpin langsung personel di lapangan memastikan seluruh anggotanya tetap berada di lokasi hingga api benar-benar padam dan situasi dinyatakan aman. Personel Kodim juga turut membantu proses pembersihan pasca kebakaran bersama warga dan instansi terkait.
Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, tiga unit rumah mengalami kerusakan akibat amukan si jago merah dengan estimasi kerugian material mencapai sekitar Rp500 juta. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak Kepolisian Polres Bitung.
Turut hadir di lokasi kejadian Camat Matuari Fonda Femmy Orah, S.Sos, Ketua Tim Identifikasi Polres Bitung Aiptu Mardi Siswoyo, Lurah Sagerat Weru Satu Stenly Sajow, SE, Babinsa Sagerat Weru Satu Serma Nelman Tahumoa, personel Polsek Matuari, personel Kodim 1310/Bitung, serta unsur terkait lainnya.
Kehadiran dan aksi nyata prajurit TNI AD dalam penanganan musibah tersebut kembali membuktikan bahwa TNI selalu hadir bersama rakyat, menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai situasi darurat dan bencana di wilayah.
Fitria M














