Nobar di Pusat Kota Berujung Ricuh, Penggunaan Fasilitas Umum Kembali Dipertanyakan

- Penulis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

 

BITUNG – 27 Juni 2026 – Kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar di pusat Kota Bitung dan memanfaatkan fasilitas umum akhirnya berujung ricuh. Sejumlah warga dilaporkan terlibat keributan, bahkan diduga ada yang membawa senjata tajam tradisional jenis badik (tumbaka) saat insiden terjadi.

Peristiwa tersebut kembali memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan dan langkah antisipasi dari pihak terkait. Pasalnya, sebelum kegiatan berlangsung, beberapa media online telah memberitakan potensi gangguan ketertiban akibat penggunaan fasilitas umum yang juga menjadi akses utama bagi masyarakat dan pengguna jalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, menurut informasi yang berkembang, peringatan tersebut dinilai tidak mendapat respons ataupun tindak lanjut dari pemerintah sehingga langkah-langkah pencegahan diduga tidak dilakukan secara maksimal.

Sejumlah pihak pun mempertanyakan mengapa kegiatan tersebut tetap berlangsung tanpa pengamanan dan pengaturan yang memadai. Masyarakat berharap pemerintah memberikan penjelasan atas mekanisme pemberian izin, penggunaan ruang publik, serta evaluasi terhadap penyelenggaraan kegiatan serupa di masa mendatang agar tidak kembali menimbulkan keresahan.

Baca Juga:  HALAL BI HALAL DI MASJID AL ANSHOR: BUKAN SEKADAR SEREMONI, SINYAL KEKUATAN SOSIAL DI BITUNG BARAT 1

Di sisi lain, muncul anggapan dari sebagian masyarakat yang mengaitkan penyelenggaraan nobar dengan kedekatan penyelenggara terhadap partai politik tertentu. Namun hingga berita ini ditulis, belum terdapat bukti yang dapat memastikan bahwa faktor politik memengaruhi sikap atau keputusan pemerintah, sehingga hal tersebut masih sebatas dugaan dan memerlukan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.

Masyarakat mendesak agar pemerintah dan aparat keamanan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penggunaan fasilitas umum sebagai lokasi kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban, sekaligus memastikan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gardagarudainvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wawali Bitung Bersama Komandan Satrol Kodaeral VIII Hadiri Ibadah Syukur HUT Negeri Aertembaga
Polres Bitung Ungkap Dugaan Pencurian Mobil Daihatsu Ayla, Satu Pria Diamankan
Kapolres Bitung Fasilitasi Perdamaian Dua Kelompok Remaja Kombos dan Pasar Tua
Kapolres Bitung Hadiri Silaturahmi dan Deklarasi Damai Antar Pemuda Lorong THU dan Lorong Cantik Manis
KAPOLRES BITUNG SATUKAN KEP ANTO, ICAL DAN MARIO MAMUNTU—PERSELISIHAN BERAKHIR DAMAI, PERSAUDARAAN KEMBALI TERJALIN
Dilaporkan ke Polres Bitung, Kep Anto Datang Kooperatif Berikan Klarifikasi
Air Bersih Kebutuhan Dasar Rakyat, Pemerintah dan PDAM Harus Hadir dengan Solusi Nyata”
Hadiri Pelantikan 326 Prajurit Tamtama di Bitung, Ruslan Abdul Gani: Jaga Kehormatan TNI dan NKRI
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 07:52 WIB

Wawali Bitung Bersama Komandan Satrol Kodaeral VIII Hadiri Ibadah Syukur HUT Negeri Aertembaga

Sabtu, 19 September 2026 - 03:47 WIB

Polres Bitung Ungkap Dugaan Pencurian Mobil Daihatsu Ayla, Satu Pria Diamankan

Jumat, 18 September 2026 - 16:37 WIB

Kapolres Bitung Fasilitasi Perdamaian Dua Kelompok Remaja Kombos dan Pasar Tua

Jumat, 18 September 2026 - 13:20 WIB

Kapolres Bitung Hadiri Silaturahmi dan Deklarasi Damai Antar Pemuda Lorong THU dan Lorong Cantik Manis

Rabu, 16 September 2026 - 11:33 WIB

KAPOLRES BITUNG SATUKAN KEP ANTO, ICAL DAN MARIO MAMUNTU—PERSELISIHAN BERAKHIR DAMAI, PERSAUDARAAN KEMBALI TERJALIN

Berita Terbaru