BOLMONG – 27 Juni 2026 – Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Tim SAR Kota Kotamobagu, BPBD Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), serta perwakilan PT BDL (Bulawan Daya Lestari) terus melakukan upaya pencarian terhadap dua korban yang tertimbun longsor di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Bolingongot atau dikenal sebagai Lokasi Patung, Desa Mopait, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow.
Proses evakuasi lanjutan dimulai pada Jumat (26/6/2026) pukul 08.00 WITA dan dipimpin oleh Wakapolsek Lolayan, IPTU Audy Musung. Mengingat kondisi medan yang curam serta berpotensi terjadi longsor susulan, tim memutuskan menggunakan dua unit alat berat ekskavator milik PT BDL untuk mempercepat proses pencarian.
Pada pukul 17.00 WITA, Koordinator Tim SAR, Lettu SAR Oktavianus, menghentikan sementara kegiatan evakuasi guna memberikan waktu istirahat kepada seluruh personel. Pencarian kemudian dilanjutkan kembali pada pukul 19.00 WITA hingga memasuki pergantian hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun hingga Sabtu (27/6/2026) pukul 00.00 WITA, proses pencarian belum membuahkan hasil. Kedua korban masih belum ditemukan sehingga operasi evakuasi dihentikan sementara dan dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Sabtu pagi pukul 07.00 WITA.
Berdasarkan informasi di lapangan, longsoran diduga berasal dari timbunan material (wisdam) milik PT BDL yang meluncur ke bawah tebing dan menghantam tenda milik seorang penambang bernama Laki Oro Manopo. Insiden tersebut mengakibatkan dua orang tertimbun material longsor.
Seluruh rangkaian penanganan telah berada di bawah koordinasi instansi terkait. Selain itu, Dandim 1303 memerintahkan Danramil 1303-04/Lolayan untuk turut membantu proses evakuasi bersama tim gabungan.
Operasi pencarian akan terus dilakukan dengan mengedepankan keselamatan personel mengingat kondisi lokasi yang masih labil dan berisiko terjadi longsor susulan.(Red)














