Aktivis 98 Polo Boven Angkat Bicara: Jangan Abaikan Jeritan Buruh TKBM Bitung, Mereka Penopang Ekonomi Daerah

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

BITUNG — Aktivis 98 Sulawesi Utara, Polo Boven, akhirnya angkat bicara terkait tuntutan kesejahteraan buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Kota Bitung yang hingga kini dinilai belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah maupun pihak terkait.

Dalam diskusi refleksi Hari Buruh yang berlangsung di Boshe Kaffe, Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa, Kota Bitung, Rabu (20/5/2026), Polo Boven menegaskan bahwa persoalan upah buruh bukan sekadar isu biasa, melainkan persoalan keadilan sosial yang menyangkut kehidupan ribuan pekerja dan keluarga mereka.

“Buruh jangan hanya dijadikan alat penggerak ekonomi, tetapi kesejahteraan mereka diabaikan. TKBM adalah tulang punggung aktivitas pelabuhan dan distribusi barang di Sulawesi Utara,” tegas Polo Boven.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyoroti kondisi buruh bongkar muat di Terminal Petikemas Bitung (TPB) yang disebut belum pernah menikmati kenaikan upah, meski Upah Minimum Provinsi (UMP) telah mengalami kenaikan hingga lima kali.

Baca Juga:  Hari Lahir Pancasila 2026: Kodim 1310/Bitung Serukan Penguatan Ideologi dan Persatuan Bangsa

“Ini ironi. Ekonomi bergerak, aktivitas pelabuhan terus berjalan, perusahaan berkembang, tapi buruh tetap hidup dalam tekanan ekonomi,” ujarnya keras.

Polo juga mengingatkan sejarah perjuangan buruh TKBM Bitung pada tahun 2018 silam yang sempat melumpuhkan aktivitas ekonomi daerah selama beberapa jam dan menyebabkan kerugian miliaran rupiah.

“Jangan anggap remeh suara buruh. Ketika mereka bergerak, dampaknya besar terhadap roda ekonomi daerah. Pemerintah jangan tunggu situasi memanas baru turun tangan,” katanya.

Menurutnya, pemerintah daerah, pengelola pelabuhan, serta instansi terkait harus segera membuka ruang dialog dan mengambil langkah konkret terkait tuntutan kenaikan upah buruh TKBM.

“Kalau tuntutan sederhana soal kesejahteraan terus diabaikan, maka jangan salahkan jika suatu saat gelombang aksi besar kembali terjadi. Negara harus hadir untuk melindungi buruh, bukan membiarkan mereka terus menjerit,” tutup Polo Boven.

(Sultan M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gardagarudainvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUKUN BITEYA RESMI DILANTIK: PENGURUS KKIG KOTA BITUNG MASA BAKTI 2026–2030 DISAHKAN, KOMITMEN PERKUAT PERSATUAN KELUARGA GORONTALO
Bangun Kepercayaan Publik, Koderal Manado Perkuat Sinergi dengan LSM dan Insan Media
Apakah Ada Orang Kuat di Balik Aktivitas Scraping Kapal di Bitung?
Sorak bola & aruma dabu-dabu; nobar final piala dunia di cafe boseh Bitung penuh kehagatan
Bitung Perkuat Layanan Kesehatan, Wali Kota Hengky Honandar Resmikan Bitung Health Center
DUGAAN PEMIHAKAN APH: MOBIL TANPA DOKUMEN DIIZINKAN MUAT DI KAPAL LAYAR
Nobar di Pusat Kota Berujung Ricuh, Penggunaan Fasilitas Umum Kembali Dipertanyakan
Pemkot Bitung Lepas Kepergian Darma Baginda, Camat Maesa dan Jajaran Hadiri Pemakaman
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:28 WIB

RUKUN BITEYA RESMI DILANTIK: PENGURUS KKIG KOTA BITUNG MASA BAKTI 2026–2030 DISAHKAN, KOMITMEN PERKUAT PERSATUAN KELUARGA GORONTALO

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Bangun Kepercayaan Publik, Koderal Manado Perkuat Sinergi dengan LSM dan Insan Media

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:06 WIB

Apakah Ada Orang Kuat di Balik Aktivitas Scraping Kapal di Bitung?

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:22 WIB

Sorak bola & aruma dabu-dabu; nobar final piala dunia di cafe boseh Bitung penuh kehagatan

Senin, 6 Juli 2026 - 05:32 WIB

Bitung Perkuat Layanan Kesehatan, Wali Kota Hengky Honandar Resmikan Bitung Health Center

Berita Terbaru