Kelangkaan Pertalite di Sejumlah SPBU Sulawesi Utara Dikeluhkan Warga, Pemerintah Diminta Bertindak Tegas

- Penulis

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 04:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

 

 Tegas

SULAWESI UTARA — SOROTAN PUBLIK. Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sulawesi Utara menjadi sorotan dan menuai keluhan masyarakat. Kondisi ini dinilai semakin memberatkan warga, khususnya para orang tua yang harus memenuhi kebutuhan transportasi anak-anak mereka untuk bersekolah. 17+10-2026

Berdasarkan keluhan yang disampaikan masyarakat, sulitnya memperoleh Pertalite di sejumlah SPBU membuat warga terpaksa membeli BBM melalui kios-kios pengecer dengan harga yang jauh lebih tinggi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harga BBM eceran yang sebelumnya berkisar Rp12.000 per botol kini dilaporkan melonjak menjadi Rp20.000 hingga Rp25.000, bahkan lebih, untuk kemasan yang diperkirakan berukuran 1,5 liter.

Kenaikan harga tersebut tentunya menjadi beban tambahan bagi masyarakat, terutama keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.

Dampak Kelangkaan BBM terhadap Pelajar dan Masyarakat

Persoalan kelangkaan BBM ini tidak hanya berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga berpotensi mengganggu kelancaran transportasi para pelajar.

Para siswa dan siswi yang setiap hari berjuang menuntut ilmu membutuhkan sarana transportasi yang memadai. Ketika harga BBM semakin mahal, biaya perjalanan menuju sekolah pun ikut meningkat.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, khususnya para orang tua yang harus mengatur pengeluaran keluarga untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka.

Masyarakat Minta Pengawasan Distribusi BBM Diperketat

Menyikapi persoalan tersebut, masyarakat meminta pemerintah daerah, instansi terkait, serta pihak pengelola SPBU segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi dan pelayanan BBM bersubsidi di Sulawesi Utara.

Pengawasan dinilai perlu diperketat guna memastikan penyaluran BBM berjalan secara adil, transparan, dan tepat sasaran.

Selain itu, masyarakat meminta agar dugaan praktik pembelian BBM dalam jumlah besar untuk kemudian dijual kembali dengan harga lebih tinggi dapat ditelusuri secara serius oleh pihak berwenang.

Apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran maupun penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi, masyarakat berharap aparat penegak hukum mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga:  Ancaman di Lobi Kantor Wali Kota Bitung, Terancam Sanksi Pidana Berat Berdasarkan KUHP Baru

Pengawasan terhadap antrean kendaraan di SPBU juga menjadi perhatian. Masyarakat berharap tidak ada perlakuan khusus terhadap pihak tertentu yang dapat merugikan warga lainnya.

Pelayanan SPBU 24 Jam Turut Dipertanyakan

Selain persoalan ketersediaan BBM, jam operasional sejumlah SPBU juga menjadi sorotan masyarakat.

Warga mempertanyakan efektivitas pelayanan SPBU yang disebut beroperasi selama 24 jam, sementara berdasarkan keluhan yang diterima, terdapat sejumlah SPBU yang dilaporkan sudah tidak melayani pembelian BBM sekitar pukul 22.00 WITA.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kepastian jam pelayanan dan ketersediaan stok BBM bagi masyarakat.

Karena itu, masyarakat berharap pihak pengelola SPBU bersama instansi terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai sistem pelayanan, jadwal operasional, serta mekanisme distribusi BBM.

Klarifikasi tersebut dinilai penting agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun keresahan yang berkepanjangan di tengah masyarakat.

Pemerintah Diharapkan Segera Mengambil Langkah Nyata

Masyarakat Sulawesi Utara berharap pemerintah tidak tinggal diam menghadapi persoalan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan sehari-hari warga.

Langkah konkret melalui pengawasan distribusi, pemeriksaan terhadap dugaan penyimpangan, serta evaluasi pelayanan SPBU dinilai sangat diperlukan untuk mencegah persoalan serupa terus berulang.

BBM bersubsidi seharusnya dapat diperoleh secara wajar oleh masyarakat yang berhak, bukan justru menjadi komoditas yang dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk meraup keuntungan pribadi melalui praktik yang melanggar aturan.

Masyarakat membutuhkan kepastian, bukan sekadar janji. Ketersediaan BBM, keadilan dalam distribusi, serta ketegasan dalam pengawasan harus menjadi perhatian serius seluruh pihak terkait.

Sebab, persoalan kelangkaan BBM bukan hanya menyangkut antrean kendaraan di SPBU, melainkan juga menyangkut kehidupan masyarakat, keberlangsungan aktivitas ekonomi, serta masa depan pendidikan anak-anak yang setiap hari berjuang menuju sekolah.

Hingga berita ini disusun, keluhan masyarakat tersebut masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut dari pihak pengelola SPBU dan instansi terkait mengenai penyebab kelangkaan serta langkah penanganannya.

Penulis: Noldy Worang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gardagarudainvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Dana Publikasi Media Rp15 Miliar, Dua Mantan Pejabat Kominfo Sulut Ditahan
SOROTAN PUBLIK: Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulut Gelar Operasi di Tempat Hiburan Malam, Pengunjung Jalani Tes Urine
Hukum Tua dan Warga Desa Bukittinggi Kakas Barat Sambut Positif Pembangunan Dermaga dan Fasilitas Mesin Pembuat Es Batu
Darwin Minta Kehati-Hatian Camat Dalam Rekomendasi. Pemberhentian Perangkat Desa Oleh Kepala Desa.
Pererat Keakraban Dan Kebugaran, Bhayangkari Ranting Ditpolairud Polda Sulut Gelar Senam Pagi Bersama
World Coconut Day 2026 Resmi Dibuka di Manado, Sulut Perkuat Posisi sebagai Pusat Industri Kelapa Dunia
Dukung Program ASRI Presiden, Personil Ditpolairud Polda Sulut Gelar Aksi Bersih Lingkungan Kerja
Patung Sejarah Remboken Diresmikan, Simbol Persaudaraan Kawanua hingga Mancanegara
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Dugaan Korupsi Dana Publikasi Media Rp15 Miliar, Dua Mantan Pejabat Kominfo Sulut Ditahan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:29 WIB

SOROTAN PUBLIK: Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulut Gelar Operasi di Tempat Hiburan Malam, Pengunjung Jalani Tes Urine

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 04:09 WIB

Kelangkaan Pertalite di Sejumlah SPBU Sulawesi Utara Dikeluhkan Warga, Pemerintah Diminta Bertindak Tegas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Hukum Tua dan Warga Desa Bukittinggi Kakas Barat Sambut Positif Pembangunan Dermaga dan Fasilitas Mesin Pembuat Es Batu

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Darwin Minta Kehati-Hatian Camat Dalam Rekomendasi. Pemberhentian Perangkat Desa Oleh Kepala Desa.

Berita Terbaru