TALAUD KABUPATEN MUDA YANG DIPIMPIN FOTOKOPI, DISEMBAH SARJANA ASLI

- Penulis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

 

Jakarta 14 Oktober 2026 – Demercis Tamila, sudah dua kali Kabupaten Kepulauan Talaud hancur karena koruptor. Dua bupatinya masuk penjara. Itu bukan gosip, itu catatan pengadilan Republik ini.

Kini yang ketiga, lebih ironis. Lebih memalukan. Para pejabat Talaud yang gelarnya sarjana, S1, S2, bahkan S3, yang dulu susah payah kuliah, skripsi, tesis, sampai begadang demi ilmu pendidikan, hari ini semuanya sujud dan menyembah kepada satu lembaran kertas fotokopi ijazah SMA yang diduga palsu, yang dipakai untuk menjadi Bupati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lembaran fotokopi itu bukan lagi kertas, itu adalah simbol matinya akal sehat. Di atas kertas itu ada stempel, tapi tidak ada kehormatan. Di atas kertas itu ada tanda tangan, tapi tidak ada ilmu. Dan di depan kertas itu, berlutut para sarjana asli yang ilmunya betulan.

Di mana rasa malu kalian sebagai pejabat berpendidikan di depan publik Indonesia?

Mari kita pakai aturan, biar malunya sah secara hukum:

1.UU tidak mengenal Bupati dari fotokopi.
UU Pilkada Pasal 7 huruf c dan PKPU mewajibkan ijazah asli, bukan kopyan. Jika dokumen dasarnya diduga palsu, maka seluruh produk hukumnya cacat moral. Bagaimana mungkin pembangunan mau 100% kalau legitimasi pemimpinnya saja diduga hanya 35%?

2.Merit System dilanggar di depan mata.
PP No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS dan UU No. 20 Tahun 2023 tentang ASN mewajibkan pejabat bekerja berdasar kompetensi dan kualifikasi. Kualifikasi itu dibuktikan dengan ijazah yang sah. Jika puncuk pimpinan daerahnya saja diduga memakai KOPYAN ijazah SMA untuk jadi Bupati karena banyak uang, lalu apa gunanya sistem merit yang kalian bangga-banggakan itu?

Baca Juga:  Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Prabowo Tugaskan Berbagai Elemen Kementerian Pertanian Pekerjaan Umum Sosial Atasi Kemarau Langka Air Akibat Hutan Higrasi!!

Pejabat Talaud hari ini diduga tidak lagi melihat daerahnya tidak ada perkembangan, tapi berlomba-lomba mencari jabatan. Pembangunan yang diharapkan rakyat hanya berkisar 35%. Sisanya 65% ke mana? Untuk menjaga kursi yang diduga diduduki fotokopi itu?

3.Talaud sudah telanjang di mata nasional.
Laporan dugaan ijazah palsu Bupati Talaud sudah tersebar di 40 media online / media nasional. Sudah dibaca ratusan ribu penduduk Indonesia. Seluruh Indonesia sudah tahu. Tapi di Talaud, kalian masih diam dan mempertahankan jabatannya. Kalian pikir rakyat awam masih bisa terus dihipnotis oleh kebohongan elit?

Masyarakat awam memang banyak terhipnotis, karena mereka polos. Tapi kalian pejabat, kalian tidak polos, kalian tahu.

Pertanyaan penutup untuk para pejabat yang masih punya rasa malu:

Jika kalian keluar daerah, ditanya orang: “Bagaimana Talaud?”
Mau jawab apa?
Mau jawab: “Kabupaten kami baru, tapi sudah dua kali Bupatinya korupsi masuk penjara, dan yang ketiga Bupatinya dilaporkan ke Bareskrim karena diduga ijazah SMA-nya palsu, tapi kami semua masih menyembah dia?”

Kapan Talaud mau berkembang kalau yang disembah adalah fotokopi, bukan ilmu? Kapan Talaud mau maju kalau pejabatnya sadar jabatan tapi lupa diri karena jabatan?

Ini bukan soal benci atau suka. Ini soal masa depan anak-anak Talaud. Kabupaten ini butuh pemimpin dengan ESDM asli, bukan ESDM dari lembaran kopyan.

Biarkan Bareskrim bekerja. Biarkan fotokopi itu diuji di laboratorium forensik, bukan diuji dengan tepuk tangan SKPD.

Sadarlah, sebelum Talaud benar-benar terpuruk dan kalian malu seumur hidup tidak bisa pulang kampung dengan kepala tegak, tutup Demercis Harto Tamila.Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gardagarudainvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KETUM GERMAS UNGKAP ADE JULHAIDIR DESAK DPR/MPR RI TAMPUNG ASPIRASI MASYARAKAT TERKAIT POLEMIK PUTUSAN MK DAN IJAZAH GIBRAN
SOROTAN PUBLIK: KING POLO BEREBE GUNCANG LANGOWAN! PESRAT RATATOTOK TAKLUKKAN MANGUNI VC 2-0 DI LANGOWAN CUP 2026
Saksi Proyek DPRD Minahasa Diduga Berbohong di PN Tipikor Manado, Tim Hukum Pertimbangkan Minta Hakim Terapkan Pasal Sumpah Palsu
KASUS DUGAAN PUNGLI KPLP BITUNG MAKIN PANAS! DEMERCIS TAMILA HANTAM KEPALA PANGKALAN: “10 BULAN UPETI DIDUGA BERJALAN, APA MUNGKIN ATASAN TIDAK TAHU? ADA SETORAN KE ATAS?”
Damkar Minahasa Bersama Pemerintah Kecamatan dan Masyarakat Kakas Barat Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan Dekat Permukiman Warga
Pertalite Langka di SPBU Langowan, Harga Eceran Tembus Rp25 Ribu, Warga Minta Pengisian Jeriken 20–40 Liter Ditertibkan
DI TALAUD, KRITIK DIBALAS ALERGI: SEKDA DAN 2 KADIS DIDUGA LUPA SUMPAH ASN
LSM INAKOR Apresiasi Capaian Peningkatan Kinerja, Yusuf Detu S.kep.Ns. Sebagai Plt Dirut RSUD Datoe Binangkang.
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:53 WIB

KETUM GERMAS UNGKAP ADE JULHAIDIR DESAK DPR/MPR RI TAMPUNG ASPIRASI MASYARAKAT TERKAIT POLEMIK PUTUSAN MK DAN IJAZAH GIBRAN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Saksi Proyek DPRD Minahasa Diduga Berbohong di PN Tipikor Manado, Tim Hukum Pertimbangkan Minta Hakim Terapkan Pasal Sumpah Palsu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 04:19 WIB

KASUS DUGAAN PUNGLI KPLP BITUNG MAKIN PANAS! DEMERCIS TAMILA HANTAM KEPALA PANGKALAN: “10 BULAN UPETI DIDUGA BERJALAN, APA MUNGKIN ATASAN TIDAK TAHU? ADA SETORAN KE ATAS?”

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:07 WIB

Damkar Minahasa Bersama Pemerintah Kecamatan dan Masyarakat Kakas Barat Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan Dekat Permukiman Warga

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Pertalite Langka di SPBU Langowan, Harga Eceran Tembus Rp25 Ribu, Warga Minta Pengisian Jeriken 20–40 Liter Ditertibkan

Berita Terbaru