Sorak bola & aruma dabu-dabu; nobar final piala dunia di cafe boseh Bitung penuh kehagatan

- Penulis

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

 

BITUNG – Suasana penuh semangat, euforia, dan aroma masakan lezat menyelimuti Cafe Boseh di Kota Bitung, saat ratusan pecinta sepak bola berkumpul padat untuk mengikuti nonton bareng (nobar) partai puncak Final Piala Dunia FIFA 2026 yang mempertemukan Argentina melawan Spanyol. Laga bergengsi ini menjadi momen yang sangat dinanti, dan di Cafe Boseh, pengalaman menontonnya terasa semakin lengkap dengan sajian khas yang memanjakan lidah para pengunjung.

Sejak tiga jam sebelum pertandingan bergulir, area kafe sudah tidak lagi menampung pengunjung. Mereka datang dengan atribut kebanggaan tim favorit—baju jersey, syal, hingga topi berwarna biru putih dan merah kuning—menciptakan pemandangan warna-warni yang memukau.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sambil menunggu kick-off, para suporter tidak melewatkan kesempatan mencicipi beragam hidangan istimewa yang disajikan khusus panitia dan pengelola Cafe Boseh untuk momen ini. Cakalang fufu bumbu rica yang pedas menyengat menjadi menu paling dicari, disandingkan dengan sambal dabu-dabu segar yang khas Sulawesi Utara. Tak ketinggalan, ikan bakar bumbu kuning, pisang goreng madu, serta sate kelapa hangat tersaji melimpah di meja-meja pengunjung. Minuman segar seperti es kelapa muda, es jeruk nipis, dan kopi lokal Bitung juga disiapkan agar stamina para penonton tetap terjaga sepanjang laga hingga larut malam.

“Bukan cuma pertandingannya yang seru, makanannya juga bikin betah! Cakalang fufu-nya pedas pas banget, cocok buat nambah semangat teriak-teriak,” ujar Muhammad algihfary Musa, salah satu pengunjung pendukung Argentina yang datang bersama teman-temannya.

Sorak-sorai penonton terus menggema membelah udara setiap kali kedua tim membangun serangan berbahaya. Pendukung Argentina dan Spanyol silih berganti meneriakkan yel-yel dukungan, membuat suasana di dalam dan luar Cafe Boseh terasa persis seperti berada di tribun stadion dunia. Teriakan kegembiraan pecah saat ada gol tercipta, dan desahan haru terdengar jika peluang terbuang—semuanya dirasakan bersama dengan semangat sportivitas yang tinggi.

Baca Juga:  Apakah Ada Orang Kuat di Balik Aktivitas Scraping Kapal di Bitung?

“Serunya nggak ada obat! Padahal kami dukung tim beda, tapi tetap saling berbagi makanan dan tertawa bareng. Inilah keindahan nobar di sini,” ungkap hangato mupanga suporter Spanyol yang datang bersama keluarga.

Meski terbagi dalam dua kubu yang saling bersaing, seluruh penonton tetap menikmati pertandingan dengan penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Nobar di Cafe Boseh bukan hanya ajang menyaksikan pertandingan, melainkan juga momen mempererat tali silaturahmi antarpecinta sepak bola sekaligus menghadirkan hiburan dan kehangatan khas masyarakat Bitung.

“Kami sengaja menyajikan menu kuliner khas daerah agar teman-teman yang datang tidak hanya terhibur pertandingannya, tapi juga menikmati rasa rumah sendiri. Senang sekali melihat antusiasme mereka begitu tinggi,” ujur sumo moputy pengelola Cafe Boseh.

Final Piala Dunia 2026 menjadi momen bersejarah yang menyedot perhatian jutaan orang di seluruh dunia. Di Cafe Boseh, euforia itu terasa begitu nyata—terlihat dari mata yang berbinar, tepuk tangan yang tak henti, serta tawa yang menyatu dengan aroma masakan khas Bitung, menciptakan kenangan tak terlupakan bagi siapa saja yang hadir menyaksikan tim favorit mereka berjuang mengangkat trofi paling bergengsi di dunia sepak bola ini.

Usman Musa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gardagarudainvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUKUN BITEYA RESMI DILANTIK: PENGURUS KKIG KOTA BITUNG MASA BAKTI 2026–2030 DISAHKAN, KOMITMEN PERKUAT PERSATUAN KELUARGA GORONTALO
Bangun Kepercayaan Publik, Koderal Manado Perkuat Sinergi dengan LSM dan Insan Media
Apakah Ada Orang Kuat di Balik Aktivitas Scraping Kapal di Bitung?
Bitung Perkuat Layanan Kesehatan, Wali Kota Hengky Honandar Resmikan Bitung Health Center
DUGAAN PEMIHAKAN APH: MOBIL TANPA DOKUMEN DIIZINKAN MUAT DI KAPAL LAYAR
Nobar di Pusat Kota Berujung Ricuh, Penggunaan Fasilitas Umum Kembali Dipertanyakan
Pemkot Bitung Lepas Kepergian Darma Baginda, Camat Maesa dan Jajaran Hadiri Pemakaman
Segenap Redaksi dan Kru GardaGarudaInvestigasi.com Berduka, Darma Baginda Tutup Usia: Sosok Sahabat Jurnalis dan Pemerhati Kota Bitung Berpulang
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:28 WIB

RUKUN BITEYA RESMI DILANTIK: PENGURUS KKIG KOTA BITUNG MASA BAKTI 2026–2030 DISAHKAN, KOMITMEN PERKUAT PERSATUAN KELUARGA GORONTALO

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Bangun Kepercayaan Publik, Koderal Manado Perkuat Sinergi dengan LSM dan Insan Media

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:06 WIB

Apakah Ada Orang Kuat di Balik Aktivitas Scraping Kapal di Bitung?

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:22 WIB

Sorak bola & aruma dabu-dabu; nobar final piala dunia di cafe boseh Bitung penuh kehagatan

Senin, 6 Juli 2026 - 05:32 WIB

Bitung Perkuat Layanan Kesehatan, Wali Kota Hengky Honandar Resmikan Bitung Health Center

Berita Terbaru