LSM INAKOR Apresiasi penindakan KPK di Bolmut, Desak Pengusutan di Jajaran BMR, Termasuk Transparansi Dana CSR Tambang Emas-Semen.

- Penulis

Selasa, 22 September 2026 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

 

Bolmong– Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Independen Nasionalis Anti Korupsi (INAKOR) memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengungkap potensi dugaan tindak pidana korupsi di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut). 22/9/26. Meski demikian, pegiat anti korupsi menegaskan bahwa penetrasi hukum tidak boleh berhenti di satu titik saja.

Ketua Korwil LSM INAKOR BMR. Djulkifli Talibo menyatakan bahwa demi keadilan fiskal dan bersihnya birokrasi, KPK diharapkan dapat memperluas jangkauan pemeriksaannya hingga ke empat wilayah lain di Totabuan.
Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), dan Kota Kotamobagu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami meminta KPK tidak hanya bertumpu pada Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang bersifat momentum.
KPK harus masuk lebih dalam, menyasar detail data atas laporan keuangan dan hasil uji petik Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di lima daerah se-Bolaang Mongondow Raya,” tegas perwakilan aktivis INAKOR.

INAKOR menyoroti tajam selain pengelolaan dana APBN/APBD, pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari korporasi besar yang beroperasi di wilayah Bolaang Mongondow, dinilai sangat tertutup, tidak transparan, hingga memicu kesimpangsiuran mengenai siapa sebenarnya penerima manfaatnya.

Baca Juga:  "BARESKRIM TURUN GUNUNG: TIM SUBDIT IV TIPIDUM PERIKSA SAKSI KASUS DUGAAN IJAZAH PALSU BUPATI KEP. TALAUD" GADAPAKSI Sulut: Apresiasi Langkah Bareskrim, Harap Proses Hukum Berjalan Tanpa Intervensi.

Berdasarkan investigasi lapangan, realisasi anggaran CSR yang mencakup sektor kesejahteraan masyarakat, perbaikan lingkungan, dan pemenuhan kebutuhan komunitas di lingkar perusahaan, tidak terbukti secara detail penggunaannya.
Aktivis anti korupsi mensinyalir adanya ketidakberesan pada berbagai sektor usaha korporasi skala besar, termasuk beberapa perusahaan pertambangan emas serta industri produksi semen di wilayah Bolaang Mongondow.
INAKOR mendesak KPK Segera lakukan audit investigatif eksternal untuk melacak ke mana mengalirnya dana-dana wajib tersebut.

Mengingat situasi yang dinilai sudah berada dalam fase darurat korupsi, para aktivis, LSM, dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Sulawesi Utara meminta ruang kolaborasi yang lebih nyata dari penegak hukum.
“Kami siap dan meminta untuk dilibatkan secara formal sebagai Sahabat KPK.
Hal Ini adalah merupakan bentuk implementasi nyata dari amanat Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) terkait peran serta masyarakat dalam fungsi pencegahan dan pengawasan. Kami berada di garda depan untuk membantu tugas negara, pungkas Talibo.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gardagarudainvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Megawati Dijadwalkan Hadiri Konsolidasi PDIP Sulut, Warga Titip Aspirasi soal Pasar Murah dan Transparansi
DOKUMEN NASABAH DIDUGA HILANG DI BAGIAN KREDIT BANK SULUTGO, YR: “BAGAIMANA KREDIBILITAS PELAYANAN BANK?”
SOLAR SUBSIDI DIDUGA “DIKURAS” BERULANG SPBU MINAHASA–TOMOHON DISOROT, DUGAAN PENAMPUNGAN DAN PENJUALAN KEMBALI DIMINTA DIBONGKAR
DUGAAN POLA KORUPSI TERSTRUKTUR DI KUPP KELAS II TAHUNA: KANTOR BUKA 24 JAM, TAPI TELEPON PUBLIK TERTUTUP. ADA APA DENGAN ANGGARAN Rp 130 MILIAR APBN 2026?
Instruksi Bupati Soal Telur Ikan Terbang Dipertanyakan, Warga Soroti Dugaan Pungutan Rp7,5 Juta di Seira
SIARAN PERS GADAPAKSI SULUT: DI MANA HATI NURANI GUBERNUR & WAGUB SULUT? 9 BULAN LAPORAN DUGAAN IJAZAH PALSU BUPATI TALAUD DI BARESKRIM, PEMPROV DIAM SERIBU BAHASA.
WAKILI KAPOLDA SULUT, DIRPOLAIRUD HADIRI PEMBUKAAN OPEN TOURNAMENT BOLA BASKET PIALA PANGLIMA TNI DI MANADO
GADAPAKSI SULUT APRESIASI KINERJA UPP KELAS II TAHUNA & KEMENHUB, TAPI INGATKAN: PROYEK Rp150 MILIAR JANGAN JADI PESTA KORUPSI PENCURIAN VOLUME.
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 14:15 WIB

Megawati Dijadwalkan Hadiri Konsolidasi PDIP Sulut, Warga Titip Aspirasi soal Pasar Murah dan Transparansi

Selasa, 22 September 2026 - 12:20 WIB

LSM INAKOR Apresiasi penindakan KPK di Bolmut, Desak Pengusutan di Jajaran BMR, Termasuk Transparansi Dana CSR Tambang Emas-Semen.

Senin, 21 September 2026 - 10:20 WIB

DOKUMEN NASABAH DIDUGA HILANG DI BAGIAN KREDIT BANK SULUTGO, YR: “BAGAIMANA KREDIBILITAS PELAYANAN BANK?”

Sabtu, 19 September 2026 - 10:05 WIB

SOLAR SUBSIDI DIDUGA “DIKURAS” BERULANG SPBU MINAHASA–TOMOHON DISOROT, DUGAAN PENAMPUNGAN DAN PENJUALAN KEMBALI DIMINTA DIBONGKAR

Jumat, 18 September 2026 - 05:47 WIB

DUGAAN POLA KORUPSI TERSTRUKTUR DI KUPP KELAS II TAHUNA: KANTOR BUKA 24 JAM, TAPI TELEPON PUBLIK TERTUTUP. ADA APA DENGAN ANGGARAN Rp 130 MILIAR APBN 2026?

Berita Terbaru