BITUNG — 18 Agustus 2026 – Semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus kembali terasa di tengah masyarakat Kota Bitung. Salah satunya melalui kegiatan pertandingan domino yang digelar Yusri Daud di Warung Kopi (Warkop) Bitung, kawasan Pasar Cita.
Kegiatan tersebut bukan sekadar pertandingan untuk mencari pemenang. Di balik meja domino,
suasana kebersamaan warga dan komunitas warkop menjadi gambaran bagaimana momentum kemerdekaan dirayakan dengan cara sederhana, namun tetap mampu mempererat hubungan antarmasyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Yusri Daud mengambil inisiatif menggelar pertandingan tersebut sebagai bagian dari semarak peringatan kemerdekaan.
Warkop yang selama ini menjadi tempat berkumpul dan bertukar informasi pun berubah menjadi arena kompetisi yang penuh antusiasme.
Jika dilihat lebih jauh, kegiatan seperti ini memiliki makna sosial yang cukup kuat. Domino bukan hanya permainan, tetapi menjadi ruang interaksi masyarakat dari berbagai latar belakang. Persaingan di meja pertandingan justru mempertemukan banyak orang dalam suasana persaudaraan.
Momentum HUT Kemerdekaan juga menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan tidak selalu harus diwujudkan melalui kegiatan besar. Dari ruang-ruang publik seperti warkop, masyarakat dapat membangun komunikasi, kebersamaan, serta menjaga hubungan sosial di tengah dinamika kehidupan Kota Bitung.
Pertandingan domino yang digagas Yusri Daud di Warkop Bitung, Pasar Cita, akhirnya menjadi salah satu warna dalam perayaan kemerdekaan tahun ini—sederhana, merakyat, tetapi sarat dengan semangat kebersamaan.
( Umg-cartuby )














