Sulawesi Utara, 26 Juli 2026 – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara terus mengedepankan upaya pencegahan kecelakaan laut melalui edukasi dan imbauan kepada masyarakat. Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H., mengajak seluruh masyarakat, pelaut, nahkoda, serta operator transportasi laut agar selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas pelayaran.
Menurut Kombes Pol Bayuaji, wilayah perairan Sulawesi Utara memiliki karakteristik cuaca yang dinamis dengan potensi angin kencang dan gelombang tinggi yang dapat berubah sewaktu-waktu. Karena itu, kewaspadaan dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan menjadi faktor utama dalam mencegah terjadinya kecelakaan di laut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
- “Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama. Pastikan seluruh alat keselamatan seperti jaket pelampung, sekoci, dan perlengkapan darurat lainnya tersedia dalam kondisi baik serta sesuai dengan jumlah penumpang. Jangan sampai alat keselamatan hanya menjadi pelengkap tanpa pernah dipastikan fungsinya,” ujar Kombes Pol Bayuaji, Minggu (26/7/2026).
Ia juga mengimbau seluruh nakhoda dan pengguna jasa transportasi laut agar selalu memantau informasi prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelum memulai pelayaran.
- “Apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan, seperti angin kencang maupun gelombang tinggi, sebaiknya keberangkatan ditunda. Lebih baik terlambat tiba daripada mempertaruhkan keselamatan penumpang dan awak kapal,” tegasnya.
Selain memperhatikan kondisi cuaca, Dirpolairud Polda Sulut mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap batas kapasitas angkut kapal. Praktik mengangkut penumpang maupun barang melebihi kapasitas (overload) dinilai sangat berisiko karena dapat mengurangi stabilitas kapal dan meningkatkan potensi kecelakaan.
Ia juga menekankan agar seluruh prosedur administrasi pelayaran, termasuk persetujuan berlayar dari Syahbandar, dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku sebagai bagian dari sistem keselamatan pelayaran nasional.
Melalui imbauan ini, Ditpolairud Polda Sulut berharap seluruh masyarakat semakin meningkatkan kesadaran akan pentingnya budaya keselamatan di laut. Sinergi antara masyarakat, operator kapal, pemerintah, dan aparat penegak hukum menjadi kunci dalam menciptakan pelayaran yang aman, tertib, dan selamat.
- “Polri hadir untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam mewujudkan keamanan dan keselamatan di wilayah perairan. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” tutup Kombes Pol Bayuaji.(Red)














