Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Intruksikan Menteri Gubernur Bupati Walikota Sesuai Status Ajak Swasta Membangun Jalan!!!

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

 

BATU BARA, —Profesor Sutan Nasomal SH MH mengharapkan agar Presiden H.Prabowo Subianto Intruksikan Menteri bersama sama para Gubernur Bupati Walikota merawat memelihara membangun Jalan di daerahnya masing masing dan menggerakkan partifasi swadaya pengusaha didaerah jalur Jalan pertambangan galian tanah pasir batu nikel granit emas Batubara timah dan perkebunan sawit karet kawasan industri pabrik agar Jalan jalan didaerah diswadahakan gotong royong berpartisipasi seperti yang terjadi diJalan Ahmad Saleh di Desa Sei Buah Keras, Kecamatan Medang Deras Kab Batubara Sumatera Utara, rusak parah diduga akibat aktivitas truk pengangkut es yang melintas setiap hari, terutama terlihat semakin memburuk”, jelas Profesor Sutan Nasomal SH MH menanggapi Pertanyaan para pemimpin Redaksi Media Cetak Onlen dikantornya Markas Pusat Partai Koalisi Rakyat Indonesia dj Jakarta 25/4/2026 via telpon selulernya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga setempat menjadi pihak yang paling terdampak karena jalan berubah menjadi berlubang dan berlumpur. Kondisi ini terjadi karena tingginya intensitas kendaraan berat tanpa pengawasan.

Kerusakan jalan kini semakin parah dan sulit dilalui, apalagi saat hujan turun. Permukaan jalan berubah menjadi kubangan dan tidak rata, menghambat aktivitas warga sehari-hari. Warga mengaku kondisi ini sudah lama terjadi namun belum ada perbaikan.

“Setiap hari truk besar lewat dengan muatan berat. Jalan kami jadi hancur seperti ini, tapi tidak pernah diperbaiki,” ujar seorang warga dengan kesal.

Selain truk berat, warga juga menyoroti keberadaan bangunan besar yang diduga sebagai pabrik es di sekitar lokasi. Bangunan tersebut terlihat aktif, namun tidak memiliki papan nama resmi seperti usaha pada umumnya.

Baca Juga:  IRONI IBU KOTA KECAMATAN! Jalan Wari Ino Tobelo Hancur, Dua Kampus Besar Berdiri Tapi Infrastruktur Seperti Desa Terpencil – Pemuda Meledak:

Kecurigaan warga semakin kuat karena hanya terdapat tulisan “DILARANG MASUK KUHP 551” di area bangunan tersebut. Warga mempertanyakan legalitas usaha, termasuk izin operasional dan dampaknya terhadap lingkungan sekitar.

“Kalau memang itu pabrik, kenapa tidak ada nama? Izin usahanya bagaimana? Kami jadi curiga,” kata warga lainnya.

Warga mengaku sudah berulang kali mengeluhkan kondisi ini, namun belum mendapat tanggapan serius dari pemerintah daerah. Mereka menilai kerusakan jalan semakin parah akibat tidak adanya pengawasan terhadap kendaraan berat yang melintas setiap hari.

Warga mendesak pemerintah Kabupaten Batu Bara dan instansi terkait segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh. Termasuk memastikan legalitas usaha pabrik es tersebut dan meminta pertanggungjawaban atas kerusakan jalan.

Jika tidak ditindaklanjuti, kondisi ini berpotensi melanggar hukum. Pihak yang menyebabkan kerusakan jalan dapat dikenakan sanksi pidana sesuai ketentuan yang berlaku. Begitu juga pelaku usaha yang tidak mengelola dampak lingkungan bisa dikenai sanksi administratif hingga pidana.

Selain itu, jika pemerintah daerah melakukan pembiaran, hal ini dapat dinilai sebagai kelalaian dalam pelayanan publik. Warga berharap ada tindakan tegas agar tidak ada pihak yang merasa kebal hukum dan memberikan efek jera bagi pelaku usaha yang merugikan masyarakat.Sumber Prof Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Pidana Internasional Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia Ketua Umum Perkumpulan Rumah Hukum Advocate Muda Indonesia (PAMID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gardagarudainvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUKUN BITEYA RESMI DILANTIK: PENGURUS KKIG KOTA BITUNG MASA BAKTI 2026–2030 DISAHKAN, KOMITMEN PERKUAT PERSATUAN KELUARGA GORONTALO
Profesor Dr KH Sutan Nasomal Penjab Timpas Sambut Hangat*PGRI Aceh Singkil Memulai Babak Baru, Bupati Ajak Perkuat Kolaborasi Membangun Pendidikan Berkualitas*
Pemuda Asal Sumarayar Tewas dalam Kecelakaan di Langowan, Polisi Masih Selidiki Penyebab
Lestarikan Alam, Babinsa Sidomulyo Sertu Deny Bersama Warga Gelar Aksi Tanam Pohon
Diduga Mafia Solar Bersubsidi di Kombos Kebal Hukum? Nama Melky dan Ali Disorot, Publik Desak Polda Sulut Bongkar Dugaan Jaringan dan Oknum Pembeking
Prof. Dr. Sutan Nasomal: BOS Sudah Tanggung Biaya Anak Diberbagai Tingkatan Sekolah Iyuran Pungli Harus Di proses Hukum Pecat Kepsek Tsb!!
JELANG HPN 2026, KETUM APPI “GEBRAK”: HENTIKAN KRIMINALISASI WARTAWAN, HORMATI UU PERS ATAU HADAPI KONSEKUENSI HUKUM
SP3 Kandas! FORMAPAS MALUT “Todong” KPK, Desak Bongkar Kasus MV Halsel Express 01
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:28 WIB

RUKUN BITEYA RESMI DILANTIK: PENGURUS KKIG KOTA BITUNG MASA BAKTI 2026–2030 DISAHKAN, KOMITMEN PERKUAT PERSATUAN KELUARGA GORONTALO

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:01 WIB

Profesor Dr KH Sutan Nasomal Penjab Timpas Sambut Hangat*PGRI Aceh Singkil Memulai Babak Baru, Bupati Ajak Perkuat Kolaborasi Membangun Pendidikan Berkualitas*

Senin, 13 Juli 2026 - 08:26 WIB

Pemuda Asal Sumarayar Tewas dalam Kecelakaan di Langowan, Polisi Masih Selidiki Penyebab

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:06 WIB

Lestarikan Alam, Babinsa Sidomulyo Sertu Deny Bersama Warga Gelar Aksi Tanam Pohon

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:05 WIB

Diduga Mafia Solar Bersubsidi di Kombos Kebal Hukum? Nama Melky dan Ali Disorot, Publik Desak Polda Sulut Bongkar Dugaan Jaringan dan Oknum Pembeking

Berita Terbaru