IRONI IBU KOTA KECAMATAN! Jalan Wari Ino Tobelo Hancur, Dua Kampus Besar Berdiri Tapi Infrastruktur Seperti Desa Terpencil – Pemuda Meledak:

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“SETARA KAMI BANGGA!”

Media Gardagarudainvestigasi.com

TOBELO, 24 Februari 2026 – Jalan Desa Wari Ino, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, kembali menjadi sorotan publik. Desa yang menjadi pusat pendidikan dengan keberadaan dua kampus ternama, yakni Universitas Halmahera (UNIERA) dan Politeknik Perdamaian Halmahera (PADAMARA), justru dinilai tertinggal dari sisi infrastruktur jalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironisnya, Desa Wari Ino berada di wilayah ibu kota Kecamatan Tobelo. Namun kondisi jalannya disebut jauh dari kata layak, bahkan dibandingkan dengan desa-desa yang berada lebih jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Halmahera Utara.

Rivaldo Djini, salah satu pengurus Pemuda Wari Ino, angkat bicara dengan nada keras. Menurutnya, infrastruktur jalan bukan sekadar kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menyangkut marwah daerah.

  • “Keberadaan jalan yang layak bukan hanya menjawab kebutuhan warga, tapi juga menjaga wibawa Kabupaten Halmahera Utara. Desa ini pusat pendidikan, dua kampus besar berdiri di sini, tapi kondisi jalan seperti desa terpencil,” tegas Rivaldo.

Fakta bahwa sebagian besar mahasiswa di UNIERA dan PADAMARA berasal dari luar Kabupaten Halmahera Utara memicu diskusi terbuka mengenai ketimpangan pembangunan. Banyak mahasiswa mempertanyakan bagaimana mungkin pusat pendidikan tinggi berada di desa dengan akses jalan yang dinilai memprihatinkan.

  • “Kalau mau jujur, kami sudah lama cemburu dengan desa-desa dalam kota. Jalan hotmix melingkar sampai ke dapur warga, sementara kami di Wari Ino hanya merasakan jalan layak saat melintas di ruas Trans Tobelo–Galela,” lanjutnya.
Baca Juga:  DESA DIGUNCANG! Kantor Desa Saluta Dipalang, Kades Didesak Bertanggung Jawab – Dugaan ADD 2023–2025 Bermasalah, Publik Tuntut Audit Total

Berbagai upaya koordinasi disebut telah dilakukan untuk mendorong peningkatan badan jalan di Wari Ino. Berdasarkan informasi yang diperoleh, rencana peningkatan jalan telah diusulkan dalam perubahan anggaran tahun 2026 melalui Musrenbang Kecamatan pada 20 Februari 2026 lalu.

Namun, masyarakat menegaskan bahwa mereka tidak butuh sekadar janji atau pengusulan di atas kertas.

  • “Komunikasi politik sudah dibangun, poinnya sudah masuk dalam perubahan anggaran 2026. Sekarang kami menunggu eksekusi. Jangan sampai masyarakat terus bertanya soal keberpihakan Pemerintah Kabupaten, khususnya Dinas PU,” tutup Rivaldo.

Desa pusat pendidikan dengan ribuan mahasiswa, dua institusi besar, dan status berada di ibu kota kecamatan—namun jalan rusak dan tertinggal. Publik kini menunggu, apakah 2026 benar menjadi tahun perubahan, atau sekadar pengulangan janji pembangunan yang tak kunjung terealisasi.

(DJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gardagarudainvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prof. Dr. Sutan Nasomal: BOS Sudah Tanggung Biaya Anak Diberbagai Tingkatan Sekolah Iyuran Pungli Harus Di proses Hukum Pecat Kepsek Tsb!!
Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Intruksikan Menteri Gubernur Bupati Walikota Sesuai Status Ajak Swasta Membangun Jalan!!!
JELANG HPN 2026, KETUM APPI “GEBRAK”: HENTIKAN KRIMINALISASI WARTAWAN, HORMATI UU PERS ATAU HADAPI KONSEKUENSI HUKUM
SP3 Kandas! FORMAPAS MALUT “Todong” KPK, Desak Bongkar Kasus MV Halsel Express 01
Rp22 MILIAR DI RSUD JAILOLO DISOROT! SEMAINDO DESAK KEJATI MALUT SERET DIRUT, DUGAAN PERMAINAN ANGGARAN TAK BISA DITUTUP LAGI!
Prof Dr Sutan Nasomal Harapkan Kementerian Pantau Setiap Kampus di NKRI Sesalkan Kasus Amoral Terjadi Di Kampus Brengus Pelaku Bejad?
MELEDAK! Prof Sutan Nasomal Desak Presiden Turun Tangan — Gubernur & Bupati Diperintahkan Bangun Huntara Manusiawi, Jangan Mainkan Anggaran di Tengah Derita Rakyat!
RSUD Jailolo Dihantam Skandal Obat Langka! Anggaran Diduga “Disulap”, DPRD Desak Pansus – Disebut Sudah Masuk Kejahatan Kemanusiaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 03:32 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal: BOS Sudah Tanggung Biaya Anak Diberbagai Tingkatan Sekolah Iyuran Pungli Harus Di proses Hukum Pecat Kepsek Tsb!!

Sabtu, 25 April 2026 - 13:27 WIB

Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Intruksikan Menteri Gubernur Bupati Walikota Sesuai Status Ajak Swasta Membangun Jalan!!!

Jumat, 24 April 2026 - 23:52 WIB

JELANG HPN 2026, KETUM APPI “GEBRAK”: HENTIKAN KRIMINALISASI WARTAWAN, HORMATI UU PERS ATAU HADAPI KONSEKUENSI HUKUM

Rabu, 22 April 2026 - 16:34 WIB

SP3 Kandas! FORMAPAS MALUT “Todong” KPK, Desak Bongkar Kasus MV Halsel Express 01

Kamis, 16 April 2026 - 17:15 WIB

Rp22 MILIAR DI RSUD JAILOLO DISOROT! SEMAINDO DESAK KEJATI MALUT SERET DIRUT, DUGAAN PERMAINAN ANGGARAN TAK BISA DITUTUP LAGI!

Berita Terbaru