Tak Ada Ruang untuk Figur Lemah! Stevie Sumampouw Pimpin FKDM Sulut, Wisje Maramis: Ini Bukti Negara Butuh Pemimpin Berpengalaman

- Penulis

Jumat, 20 Maret 2026 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

MANADO – 20 Maret 2026 – Penunjukan Stevie Sumampouw sebagai Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Sulawesi Utara bukan sekadar rotasi jabatan biasa. Ini adalah sinyal keras bahwa posisi strategis tidak lagi bisa diisi oleh figur yang minim pengalaman.

Ketua Forum Media Pewarta Sulawesi Utara (FMPS), Wisje Maramis, secara tegas menyebut bahwa keputusan ini mencerminkan kebutuhan nyata akan kepemimpinan yang kuat, teruji, dan tidak kompromi terhadap tantangan di lapangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • “Ini bukan soal suka atau tidak suka. Ini soal kapasitas. Dan Stevie Sumampouw punya itu,” tegas Wisje dengan nada serius.

Dalam konteks nasional, FKDM memegang peranan vital sebagai sistem deteksi dini terhadap potensi konflik sosial, gangguan keamanan, hingga dinamika yang bisa mengganggu stabilitas daerah. Karena itu, penempatan figur di dalamnya tidak boleh asal-asalan.

Wisje menilai, rekam jejak Stevie Sumampouw dalam memimpin berbagai organisasi, termasuk sebagai Ketua LPK-RI Sulut dan Koordinator wilayah Indonesia Timur, menjadi bukti konkret bahwa yang bersangkutan bukan pemain baru.

  • “Ini orang lapangan. Bukan figur karbitan. Dia tahu bagaimana membaca situasi dan bertindak cepat,” lanjutnya.

Pelantikan yang dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, juga mempertegas bahwa FKDM adalah instrumen strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas daerah.

Baca Juga:  Kapolda Sulut Pimpin Sertijab Wakapolda, Brigjen Susetio Cahyadi Resmi Emban Amanah Baru

Dalam arahannya, gubernur secara terang menyebut FKDM sebagai “mata dan telinga” pemerintah—sebuah istilah yang mengandung makna tanggung jawab besar dan tidak bisa dijalankan oleh sosok yang lemah secara kepemimpinan.

Pernyataan itu sekaligus menjadi peringatan bahwa ke depan, FKDM harus bergerak lebih tajam, lebih cepat, dan lebih responsif terhadap setiap potensi gangguan di tengah masyarakat.

Realitas di lapangan menunjukkan bahwa tantangan sosial semakin kompleks. Isu konflik, perpecahan, hingga gangguan keamanan bisa muncul kapan saja. Dalam situasi seperti ini, kepemimpinan yang ragu-ragu justru akan menjadi ancaman.

Karena itu, kehadiran Stevie Sumampouw di pucuk FKDM Sulut dinilai sebagai langkah strategis yang tidak hanya relevan, tetapi juga mendesak.

Publik kini menunggu pembuktian. Bukan sekadar jabatan, tetapi aksi nyata.

Jika FKDM benar-benar ingin menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas, maka kerja cepat, koordinasi kuat, dan keberanian mengambil sikap harus menjadi fondasi utama.

Dan di titik inilah, kepemimpinan Stevie Sumampouw akan diuji.

Apakah mampu menjawab ekspektasi besar? Atau justru tenggelam dalam rutinitas birokrasi?

Waktu yang akan menjawab. Namun satu hal pasti—publik tidak lagi butuh janji. Publik butuh bukti. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gardagarudainvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Patung Sejarah Remboken Diresmikan, Simbol Persaudaraan Kawanua hingga Mancanegara
Kapolda Sulut Pimpin Sertijab Wakapolda, Brigjen Susetio Cahyadi Resmi Emban Amanah Baru
Suasana Penuh Kehangatan Warnai Perayaan HUT ke-38 Dr. James Komaling, M.Kes.
Sukses Gelar Konsolidasi Kader di Minahasa, Insan Pers Berharap Ruang Dokumentasi Media Lebih Memadai
WISUDA UNIMA JADI SOROTAN, ORANG TUA WISUDAWAN KECEWA DIDUGA TAK BISA MASUK RUANGAN
PENJILAT VS INDEPENDEN, LSM RAKO JANGAN MENJATUHKAN LSM LAIN HANYA UNTUK MENCARI PUJIAN GTI:
Polda Sulut Bongkar Tiga Kasus Narkoba, 63 Gram Sabu Dibagi dalam 62 Paket
PROYEK DRAINASE RP2,8 MILIAR DIDUGA BERMASALAH, KEMBALI DIANGGARKAN 2026 — GTI DESAK POLDA SULUT & KEJATI PERIKSA KADIS PU MANADO
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 00:41 WIB

Patung Sejarah Remboken Diresmikan, Simbol Persaudaraan Kawanua hingga Mancanegara

Senin, 28 September 2026 - 08:59 WIB

Kapolda Sulut Pimpin Sertijab Wakapolda, Brigjen Susetio Cahyadi Resmi Emban Amanah Baru

Sabtu, 26 September 2026 - 16:42 WIB

Suasana Penuh Kehangatan Warnai Perayaan HUT ke-38 Dr. James Komaling, M.Kes.

Jumat, 25 September 2026 - 12:34 WIB

Sukses Gelar Konsolidasi Kader di Minahasa, Insan Pers Berharap Ruang Dokumentasi Media Lebih Memadai

Selasa, 22 September 2026 - 13:03 WIB

WISUDA UNIMA JADI SOROTAN, ORANG TUA WISUDAWAN KECEWA DIDUGA TAK BISA MASUK RUANGAN

Berita Terbaru