Warga Keluhkan Dugaan Prioritas Pengisian Solar di SPBU Tumpaan, Desak Pertamina dan BPH Migas Turun Sidak Jika Terbukti Langgar Aturan Beri Sanksi Tegas

- Penulis

Selasa, 28 Juli 2026 - 03:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Minahasa Selatan, 28 Juli 2026 – Keluhan masyarakat terhadap pelayanan penyaluran BBM subsidi jenis Bio Solar di SPBU Tumpaan kembali mencuat. Sejumlah warga mengaku kesulitan memperoleh solar subsidi karena diduga terdapat kendaraan tertentu yang lebih diprioritaskan dalam pengisian, sehingga kendaraan lain yang dinilai berhak justru harus mengantre lama bahkan tidak kebagian.

Salah seorang warga menyampaikan keluhannya dengan nada kecewa. Menurutnya, kendaraan yang diduga memperoleh perlakuan khusus lebih sering didahulukan sehingga antrean masyarakat menjadi semakin panjang.

“Parah ini di SPBU Tumpaan. Kendaraan memang banyak, tapi operator diduga lebih memprioritaskan kendaraan tertentu. Kami minta tim investigasi turun mengecek apakah pengisian sudah sesuai dengan barcode dan ketentuan yang berlaku. Kasihan kendaraan yang mengangkut sembako maupun dump truck yang bekerja untuk kebutuhan masyarakat justru sering kesulitan mendapatkan solar,” ujar seorang warga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluhan serupa juga datang dari pengguna kendaraan lainnya yang mengaku harus mengantre selama berjam-jam. Bahkan ada yang terpaksa pulang tanpa mendapatkan BBM karena stok solar telah habis sebelum tiba giliran mereka.

Atas kondisi tersebut, masyarakat mendesak pengawas internal Pertamina bersama BPH Migas segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SPBU Tumpaan guna memastikan seluruh mekanisme penyaluran BBM subsidi berjalan sesuai peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:  Djaya Jumain: Masyarakat Gowa Diminta Menghentikan Penyebaran Informasi yang Menyerang Kehormatan Bupati Gowa

Masyarakat juga meminta agar pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, termasuk terhadap data barcode, pencatatan transaksi, rekaman CCTV, serta kesesuaian kendaraan penerima BBM subsidi dengan aturan yang berlaku. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga transparansi dan memastikan subsidi benar-benar diterima oleh pihak yang berhak.

Selain itu, warga meminta Polres Minahasa Selatan turut melakukan penyelidikan apabila terdapat laporan atau temuan yang mengarah pada dugaan penyalahgunaan distribusi BBM subsidi.

Masyarakat menegaskan, apabila hasil pemeriksaan menemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan distribusi BBM subsidi maupun ketentuan dalam Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi beserta peraturan turunannya, mereka meminta agar aparat penegak hukum serta instansi pengawas memberikan sanksi tegas kepada pihak yang bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU Tumpaan maupun instansi terkait mengenai berbagai keluhan tersebut. Oleh karena itu, seluruh dugaan yang disampaikan masyarakat masih memerlukan klarifikasi, pemeriksaan, dan pembuktian oleh pihak yang berwenang sesuai asas praduga tak bersalah.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gardagarudainvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Megawati Dijadwalkan Hadiri Konsolidasi PDIP Sulut, Warga Titip Aspirasi soal Pasar Murah dan Transparansi
LSM INAKOR Apresiasi penindakan KPK di Bolmut, Desak Pengusutan di Jajaran BMR, Termasuk Transparansi Dana CSR Tambang Emas-Semen.
DOKUMEN NASABAH DIDUGA HILANG DI BAGIAN KREDIT BANK SULUTGO, YR: “BAGAIMANA KREDIBILITAS PELAYANAN BANK?”
SOLAR SUBSIDI DIDUGA “DIKURAS” BERULANG SPBU MINAHASA–TOMOHON DISOROT, DUGAAN PENAMPUNGAN DAN PENJUALAN KEMBALI DIMINTA DIBONGKAR
DUGAAN POLA KORUPSI TERSTRUKTUR DI KUPP KELAS II TAHUNA: KANTOR BUKA 24 JAM, TAPI TELEPON PUBLIK TERTUTUP. ADA APA DENGAN ANGGARAN Rp 130 MILIAR APBN 2026?
Instruksi Bupati Soal Telur Ikan Terbang Dipertanyakan, Warga Soroti Dugaan Pungutan Rp7,5 Juta di Seira
SIARAN PERS GADAPAKSI SULUT: DI MANA HATI NURANI GUBERNUR & WAGUB SULUT? 9 BULAN LAPORAN DUGAAN IJAZAH PALSU BUPATI TALAUD DI BARESKRIM, PEMPROV DIAM SERIBU BAHASA.
WAKILI KAPOLDA SULUT, DIRPOLAIRUD HADIRI PEMBUKAAN OPEN TOURNAMENT BOLA BASKET PIALA PANGLIMA TNI DI MANADO
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 14:15 WIB

Megawati Dijadwalkan Hadiri Konsolidasi PDIP Sulut, Warga Titip Aspirasi soal Pasar Murah dan Transparansi

Selasa, 22 September 2026 - 12:20 WIB

LSM INAKOR Apresiasi penindakan KPK di Bolmut, Desak Pengusutan di Jajaran BMR, Termasuk Transparansi Dana CSR Tambang Emas-Semen.

Senin, 21 September 2026 - 10:20 WIB

DOKUMEN NASABAH DIDUGA HILANG DI BAGIAN KREDIT BANK SULUTGO, YR: “BAGAIMANA KREDIBILITAS PELAYANAN BANK?”

Sabtu, 19 September 2026 - 10:05 WIB

SOLAR SUBSIDI DIDUGA “DIKURAS” BERULANG SPBU MINAHASA–TOMOHON DISOROT, DUGAAN PENAMPUNGAN DAN PENJUALAN KEMBALI DIMINTA DIBONGKAR

Jumat, 18 September 2026 - 05:47 WIB

DUGAAN POLA KORUPSI TERSTRUKTUR DI KUPP KELAS II TAHUNA: KANTOR BUKA 24 JAM, TAPI TELEPON PUBLIK TERTUTUP. ADA APA DENGAN ANGGARAN Rp 130 MILIAR APBN 2026?

Berita Terbaru