BITUNG, 26 AGUSTUS 2026 — Gardagarudainvestigasi.com — Komandan Satuan Patroli (Dansatrol) Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VIII, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits, E.D., S.E., M.Tr.Hanla., CRMP, menghadiri Apel Besar Gerakan Pramuka dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65, Rabu (26/8/2026), di Lapangan Kantor Wali Kota Bitung.
Kehadiran Dansatrol Kodaeral VIII dalam kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan TNI Angkatan Laut terhadap pembinaan generasi muda yang berkarakter, disiplin, berjiwa kepemimpinan, mandiri, serta memiliki semangat kebangsaan dan cinta Tanah Air.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Apel berlangsung tertib dan khidmat serta diikuti ribuan peserta dari berbagai tingkatan Gerakan Pramuka, mulai dari Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak hingga Pandega, bersama para pembina dan pelatih.

Peringatan Hari Pramuka tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat kembali nilai-nilai luhur Gerakan Pramuka, antara lain kedisiplinan, kepemimpinan, kemandirian, gotong royong, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.
Nilai-nilai tersebut memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda Indonesia yang cerdas, berintegritas, beretika, tangguh, serta memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Kehadiran jajaran TNI Angkatan Laut dalam Apel Besar Hari Pramuka ke-65 tersebut sekaligus menegaskan komitmen dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka. Pembentukan karakter sejak dini merupakan salah satu fondasi penting dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa yang mampu menghadapi berbagai tantangan pada masa mendatang.
Momentum ini juga memperkuat sinergi antara TNI Angkatan Laut, Pemerintah Kota Bitung, unsur Forkopimda, Gerakan Pramuka, serta seluruh elemen masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang berintegritas, memiliki wawasan kebangsaan, dan siap berkontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kota Bitung, pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para tamu undangan lainnya.
Kebersamaan seluruh unsur tersebut menegaskan bahwa pembinaan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, TNI-Polri, organisasi kepemudaan, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat memiliki peran strategis dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa.
Melalui semangat Satya dan Darma Pramuka, diharapkan generasi muda terus memperkuat persatuan, semangat gotong royong, kedisiplinan, kepemimpinan, serta integritas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Semangat tersebut diharapkan melahirkan generasi penerus yang tangguh, bertanggung jawab, berjiwa patriotik, serta tulus mengabdikan diri bagi kemajuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan.
Jalesveva Jayamahe.
Lukman














