Wali Kota Bitung Tampil di Forum Nasional Rakernas XVIII APEKSI 2026, Perkuat Sinergi Daerah Menuju Indonesia Emas 2045

- Penulis

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

 

MEDAN, 1 Juli 2026 – Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, S.E., menghadiri forum bergengsi Mayors Talk dalam rangka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 yang digelar di Kota Medan. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh wali kota dari berbagai daerah di Indonesia sebagai ajang memperkuat sinergi dan kolaborasi pembangunan nasional.

Forum strategis ini menghadirkan Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, yang memaparkan arah kebijakan pemerintah pusat serta pentingnya harmonisasi program antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan merata.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sesi diskusi, para kepala daerah membahas berbagai agenda prioritas nasional, di antaranya penguatan kapasitas fiskal daerah, transformasi digital pemerintahan, peningkatan ketahanan terhadap perubahan iklim, pembangunan berbasis kawasan, hingga percepatan pembangunan kawasan timur Indonesia sebagai bagian dari strategi besar mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Baca Juga:  Tragedi Drag Race Upai Telan 16 Korban, GTI Desak Usut Tuntas Standar Keselamatan dan Tanggung Jawab Panitia

Kehadiran Wali Kota Bitung dalam forum nasional tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bitung untuk terus memperkuat kerja sama antardaerah, menyerap berbagai inovasi dan praktik terbaik, serta menghadirkan kebijakan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Melalui partisipasi aktif dalam Rakernas XVIII APEKSI 2026, Pemerintah Kota Bitung menunjukkan kesiapannya menjadi bagian dari pembangunan nasional yang berorientasi pada kemajuan daerah, peningkatan daya saing, penguatan tata kelola pemerintahan, serta percepatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gardagarudainvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Megawati Dijadwalkan Hadiri Konsolidasi PDIP Sulut, Warga Titip Aspirasi soal Pasar Murah dan Transparansi
LSM INAKOR Apresiasi penindakan KPK di Bolmut, Desak Pengusutan di Jajaran BMR, Termasuk Transparansi Dana CSR Tambang Emas-Semen.
DOKUMEN NASABAH DIDUGA HILANG DI BAGIAN KREDIT BANK SULUTGO, YR: “BAGAIMANA KREDIBILITAS PELAYANAN BANK?”
SOLAR SUBSIDI DIDUGA “DIKURAS” BERULANG SPBU MINAHASA–TOMOHON DISOROT, DUGAAN PENAMPUNGAN DAN PENJUALAN KEMBALI DIMINTA DIBONGKAR
DUGAAN POLA KORUPSI TERSTRUKTUR DI KUPP KELAS II TAHUNA: KANTOR BUKA 24 JAM, TAPI TELEPON PUBLIK TERTUTUP. ADA APA DENGAN ANGGARAN Rp 130 MILIAR APBN 2026?
Instruksi Bupati Soal Telur Ikan Terbang Dipertanyakan, Warga Soroti Dugaan Pungutan Rp7,5 Juta di Seira
SIARAN PERS GADAPAKSI SULUT: DI MANA HATI NURANI GUBERNUR & WAGUB SULUT? 9 BULAN LAPORAN DUGAAN IJAZAH PALSU BUPATI TALAUD DI BARESKRIM, PEMPROV DIAM SERIBU BAHASA.
WAKILI KAPOLDA SULUT, DIRPOLAIRUD HADIRI PEMBUKAAN OPEN TOURNAMENT BOLA BASKET PIALA PANGLIMA TNI DI MANADO
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 14:15 WIB

Megawati Dijadwalkan Hadiri Konsolidasi PDIP Sulut, Warga Titip Aspirasi soal Pasar Murah dan Transparansi

Selasa, 22 September 2026 - 12:20 WIB

LSM INAKOR Apresiasi penindakan KPK di Bolmut, Desak Pengusutan di Jajaran BMR, Termasuk Transparansi Dana CSR Tambang Emas-Semen.

Senin, 21 September 2026 - 10:20 WIB

DOKUMEN NASABAH DIDUGA HILANG DI BAGIAN KREDIT BANK SULUTGO, YR: “BAGAIMANA KREDIBILITAS PELAYANAN BANK?”

Sabtu, 19 September 2026 - 10:05 WIB

SOLAR SUBSIDI DIDUGA “DIKURAS” BERULANG SPBU MINAHASA–TOMOHON DISOROT, DUGAAN PENAMPUNGAN DAN PENJUALAN KEMBALI DIMINTA DIBONGKAR

Jumat, 18 September 2026 - 05:47 WIB

DUGAAN POLA KORUPSI TERSTRUKTUR DI KUPP KELAS II TAHUNA: KANTOR BUKA 24 JAM, TAPI TELEPON PUBLIK TERTUTUP. ADA APA DENGAN ANGGARAN Rp 130 MILIAR APBN 2026?

Berita Terbaru