Tobelo, 31 Maret 2026 – Sinergitas TNI dan Polri kembali ditunjukkan melalui langkah cepat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Tim gabungan berhasil mengamankan sejumlah senjata serta meredam konflik antar pemuda yang terjadi di Desa Kira dan Desa Duma, Kecamatan Galela Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.
Langkah cepat ini dilakukan menyusul adanya laporan masyarakat terkait bentrokan yang dipicu aksi kekerasan terhadap seorang pemuda, yang kemudian memicu ketegangan antar warga kedua desa.
Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, menegaskan bahwa aparat tidak memberikan ruang bagi segala bentuk tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan.

- > “Begitu menerima laporan, kami langsung bergerak bersama TNI untuk mengendalikan situasi. Keamanan masyarakat adalah prioritas utama,” tegas Kapolres.
Kericuhan bermula dari dugaan aksi pemukulan terhadap seorang pemuda di Desa Duma. Insiden tersebut memicu reaksi dari warga Desa Kira hingga terjadi konsentrasi massa yang kemudian berkembang menjadi aksi saling lempar antar kelompok.
Menanggapi situasi tersebut, aparat gabungan langsung diterjunkan ke lokasi. Satu pleton Brimob dan satu pleton TNI dikerahkan untuk membubarkan massa dan mencegah eskalasi konflik lebih luas.
- > “Alhamdulillah situasi berhasil dikendalikan dengan cepat dan tidak meluas,” tambah Kapolres.
Pasca pembubaran massa, aparat melakukan penyisiran di lokasi konflik dan berhasil mengamankan sejumlah barang berbahaya.
Dari Desa Kira, diamankan dua warga beserta senjata tajam jenis parang, satu unit senapan angin, serta perlengkapan lainnya. Sementara di Desa Duma, petugas menyita satu unit airsoft gun jenis Glock 19 Wingun kaliber 6 mm lengkap dengan amunisi, tabung CO2, serta alat lainnya.
Selain itu, aparat juga menemukan dan mengamankan minuman keras tradisional jenis cap tikus dari salah satu rumah warga.
Seluruh barang bukti beserta pemiliknya telah diamankan guna menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Kapolres menegaskan komitmen Polri untuk menindak tegas setiap pihak yang terlibat dalam aksi kekerasan maupun kepemilikan senjata ilegal.
- > “Kami pastikan setiap pelanggaran hukum akan diproses secara profesional dan transparan,” ujarnya.
Di akhir keterangannya, Kapolres mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
- > “Mari kita jaga persatuan dan tidak terpengaruh isu yang dapat memecah belah. Percayakan penanganan kepada aparat,” tutupnya.
Hingga saat ini, situasi di wilayah tersebut dilaporkan telah kondusif. Aparat gabungan TNI–Polri masih disiagakan di lokasi guna memastikan keamanan tetap terjaga.
