BITUNG, Gardagarudainvestigasi.com — 15 September 2026 — Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat dalam pertemuan Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, S.E., bersama Kepala Bank Syariah Indonesia (BSI), Ketua Umum BIFI Rinto Pakaya yang akrab disapa Haji Tito, serta Kanit Pasar Cita, Senin (15/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Bitung didampingi staf khusus wali kota. Kehadiran para pihak menjadi momentum untuk membangun komunikasi, mempererat hubungan kelembagaan, serta bertukar pandangan mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan perkembangan Kota Bitung.
Diskusi berlangsung dalam suasana santai, terbuka, dan penuh rasa kekeluargaan. Meskipun dikemas secara sederhana, pertemuan tersebut memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan antara pemerintah daerah, pihak perbankan, organisasi, dan unsur masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Hengky Honandar terlihat berdialog secara langsung dengan seluruh pihak yang hadir. Berbagai pandangan dan masukan disampaikan dalam suasana yang cair, sehingga pembicaraan berjalan tanpa sekat serta mencerminkan komunikasi yang sehat antara pemerintah dan mitra strategis.
Pertemuan seperti ini dinilai penting sebagai ruang untuk menyatukan pemikiran, membangun kepercayaan, dan membuka peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Bitung. Pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan dunia perbankan, organisasi kemasyarakatan, pelaku usaha, dan seluruh elemen masyarakat.
Kehadiran Kepala BSI dalam diskusi tersebut turut memperlihatkan pentingnya peran lembaga perbankan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Perbankan dapat menjadi salah satu mitra pemerintah dalam mendorong peningkatan layanan keuangan, penguatan kegiatan usaha masyarakat, dan pengembangan potensi ekonomi lokal.
Sementara itu, kehadiran Ketua Umum BIFI, Rinto Pakaya atau Haji Tito, menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan komunikasi antara organisasi dan Pemerintah Kota Bitung. Komunikasi yang terbangun diharapkan dapat menjadi jembatan dalam menyampaikan gagasan maupun aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Kanit Pasar Cita yang turut hadir juga memberikan warna tersendiri dalam diskusi tersebut. Keberadaan unsur yang bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat menjadi penting untuk memberikan gambaran mengenai kondisi dan kebutuhan yang berkembang di lapangan.
Pertemuan itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menggambarkan keterbukaan Wali Kota Bitung dalam menerima pandangan dari berbagai kalangan. Sikap tersebut dinilai penting untuk menjaga hubungan harmonis antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun daerah.
Hengky Honandar menempatkan komunikasi sebagai salah satu unsur penting dalam menjalankan roda pemerintahan. Melalui komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan dapat dibicarakan secara jernih dan peluang kerja sama dapat dirumuskan sesuai kebutuhan serta kepentingan masyarakat.
Diskusi yang berlangsung hangat memperlihatkan bahwa perbedaan latar belakang tidak menjadi penghalang untuk duduk bersama. Pemerintah, perbankan, organisasi, dan unsur masyarakat dapat saling memberikan pandangan dalam suasana yang konstruktif dan saling menghargai.
Kebersamaan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertemuan atau diskusi, tetapi dapat berkembang menjadi langkah nyata yang memberikan dampak positif bagi Kota Bitung. Sinergi antarpihak sangat dibutuhkan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan, meningkatkan pelayanan, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Kota Bitung di bawah kepemimpinan Hengky Honandar terus membuka ruang komunikasi dengan seluruh elemen. Setiap masukan yang disampaikan secara baik dapat menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan maupun menentukan arah pembangunan daerah.
Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu sekaligus mengirimkan pesan bahwa kemajuan Kota Bitung membutuhkan kebersamaan. Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan para pemangku kepentingan dan partisipasi aktif masyarakat.
Dengan terbangunnya komunikasi yang harmonis, diharapkan kolaborasi antara Pemerintah Kota Bitung, BSI, BIFI, dan unsur lainnya dapat semakin kuat. Semangat kebersamaan tersebut menjadi modal penting dalam mewujudkan Kota Bitung yang maju, sejahtera, inklusif, dan terus berkembang.(Red)














