Evakuasi Korban Longsor di Lokasi PETI Bolmong Berlanjut, Tim Gabungan Kerahkan Alat Berat untuk Pencarian Dua Penambang Tertimbun

- Penulis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 03:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

BOLMONG –  27 Juni 2026 – Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Tim SAR Kota Kotamobagu, BPBD Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), serta perwakilan PT BDL (Bulawan Daya Lestari) terus melakukan upaya pencarian terhadap dua korban yang tertimbun longsor di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Bolingongot atau dikenal sebagai Lokasi Patung, Desa Mopait, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow.

Proses evakuasi lanjutan dimulai pada Jumat (26/6/2026) pukul 08.00 WITA dan dipimpin oleh Wakapolsek Lolayan, IPTU Audy Musung. Mengingat kondisi medan yang curam serta berpotensi terjadi longsor susulan, tim memutuskan menggunakan dua unit alat berat ekskavator milik PT BDL untuk mempercepat proses pencarian.

Pada pukul 17.00 WITA, Koordinator Tim SAR, Lettu SAR Oktavianus, menghentikan sementara kegiatan evakuasi guna memberikan waktu istirahat kepada seluruh personel. Pencarian kemudian dilanjutkan kembali pada pukul 19.00 WITA hingga memasuki pergantian hari.

Namun hingga Sabtu (27/6/2026) pukul 00.00 WITA, proses pencarian belum membuahkan hasil. Kedua korban masih belum ditemukan sehingga operasi evakuasi dihentikan sementara dan dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Sabtu pagi pukul 07.00 WITA.

Berdasarkan informasi di lapangan, longsoran diduga berasal dari timbunan material (wisdam) milik PT BDL yang meluncur ke bawah tebing dan menghantam tenda milik seorang penambang bernama Laki Oro Manopo. Insiden tersebut mengakibatkan dua orang tertimbun material longsor.

Seluruh rangkaian penanganan telah berada di bawah koordinasi instansi terkait. Selain itu, Dandim 1303 memerintahkan Danramil 1303-04/Lolayan untuk turut membantu proses evakuasi bersama tim gabungan.

Operasi pencarian akan terus dilakukan dengan mengedepankan keselamatan personel mengingat kondisi lokasi yang masih labil dan berisiko terjadi longsor susulan.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gardagarudainvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Megawati Dijadwalkan Hadiri Konsolidasi PDIP Sulut, Warga Titip Aspirasi soal Pasar Murah dan Transparansi
LSM INAKOR Apresiasi penindakan KPK di Bolmut, Desak Pengusutan di Jajaran BMR, Termasuk Transparansi Dana CSR Tambang Emas-Semen.
DOKUMEN NASABAH DIDUGA HILANG DI BAGIAN KREDIT BANK SULUTGO, YR: “BAGAIMANA KREDIBILITAS PELAYANAN BANK?”
SOLAR SUBSIDI DIDUGA “DIKURAS” BERULANG SPBU MINAHASA–TOMOHON DISOROT, DUGAAN PENAMPUNGAN DAN PENJUALAN KEMBALI DIMINTA DIBONGKAR
DUGAAN POLA KORUPSI TERSTRUKTUR DI KUPP KELAS II TAHUNA: KANTOR BUKA 24 JAM, TAPI TELEPON PUBLIK TERTUTUP. ADA APA DENGAN ANGGARAN Rp 130 MILIAR APBN 2026?
Instruksi Bupati Soal Telur Ikan Terbang Dipertanyakan, Warga Soroti Dugaan Pungutan Rp7,5 Juta di Seira
SIARAN PERS GADAPAKSI SULUT: DI MANA HATI NURANI GUBERNUR & WAGUB SULUT? 9 BULAN LAPORAN DUGAAN IJAZAH PALSU BUPATI TALAUD DI BARESKRIM, PEMPROV DIAM SERIBU BAHASA.
WAKILI KAPOLDA SULUT, DIRPOLAIRUD HADIRI PEMBUKAAN OPEN TOURNAMENT BOLA BASKET PIALA PANGLIMA TNI DI MANADO
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 14:15 WIB

Megawati Dijadwalkan Hadiri Konsolidasi PDIP Sulut, Warga Titip Aspirasi soal Pasar Murah dan Transparansi

Selasa, 22 September 2026 - 12:20 WIB

LSM INAKOR Apresiasi penindakan KPK di Bolmut, Desak Pengusutan di Jajaran BMR, Termasuk Transparansi Dana CSR Tambang Emas-Semen.

Senin, 21 September 2026 - 10:20 WIB

DOKUMEN NASABAH DIDUGA HILANG DI BAGIAN KREDIT BANK SULUTGO, YR: “BAGAIMANA KREDIBILITAS PELAYANAN BANK?”

Sabtu, 19 September 2026 - 10:05 WIB

SOLAR SUBSIDI DIDUGA “DIKURAS” BERULANG SPBU MINAHASA–TOMOHON DISOROT, DUGAAN PENAMPUNGAN DAN PENJUALAN KEMBALI DIMINTA DIBONGKAR

Jumat, 18 September 2026 - 05:47 WIB

DUGAAN POLA KORUPSI TERSTRUKTUR DI KUPP KELAS II TAHUNA: KANTOR BUKA 24 JAM, TAPI TELEPON PUBLIK TERTUTUP. ADA APA DENGAN ANGGARAN Rp 130 MILIAR APBN 2026?

Berita Terbaru