Jalan Nasional Hancur, Negara Jangan Diam! Ato Tamila Hantam PT MSM: ‘Jangan Korbankan Rakyat Demi Tambang!

- Penulis

Kamis, 2 April 2026 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

 

Sulut, 2 April 2026 – Kerusakan parah ruas jalan nasional penghubung Likupang, Minahasa Utara menuju Girian, Kota Bitung, memantik kemarahan publik. Ketua DPD LSM Gadaoaksi Sulawesi Utara, Ato Tamila, melontarkan kritik keras terhadap aktivitas pertambangan yang diduga menjadi penyebab utama hancurnya akses vital tersebut.

Menurutnya, kondisi jalan yang kini rusak berat bukan sekadar persoalan infrastruktur, tetapi bukti nyata lemahnya pengawasan terhadap aktivitas perusahaan tambang, khususnya PT MSM yang diduga berkontribusi terhadap kerusakan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • > “Ini bukan kerusakan biasa, ini bentuk nyata penderitaan rakyat yang diabaikan! Jalan nasional hancur, ekonomi lumpuh, keselamatan warga terancam. Negara tidak boleh kalah oleh kepentingan perusahaan!” tegas Ato Tamila dengan nada geram.

Keluhan masyarakat sebelumnya telah disampaikan kepada anggota DPRD Minahasa Utara Dapil Likupang, Richard Tatuil. Ia juga menegaskan bahwa aktivitas pertambangan telah merugikan masyarakat dan lingkungan, hingga berdampak langsung pada kerusakan jalan.

Baca Juga:  Momentum HUT ke-81 RI, Kakas Raya Perkokoh Persatuan Menuju Masyarakat Maju dan Sejahtera

Aksi protes warga bahkan sempat memuncak dengan pemblokiran jalan sebagai bentuk kekecewaan terhadap lambannya respons pihak perusahaan.

Ato Tamila menilai, situasi ini sudah masuk kategori darurat dan tidak bisa lagi diselesaikan dengan janji atau imbauan semata.

  • > “Jangan hanya diam dan saling lempar tanggung jawab! PT MSM wajib turun tangan segera memperbaiki jalan ini. Jika tidak, ini bentuk pembiaran yang mencederai keadilan bagi rakyat kecil!” tegasnya lagi.

Ia juga mendesak pemerintah pusat, kementerian terkait, serta aparat penegak hukum untuk segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas pertambangan di wilayah tersebut.

Menurutnya, jalan Likupang–Girian merupakan urat nadi perekonomian dan akses vital bagi pelajar, pekerja, hingga distribusi logistik masyarakat.

  • > “Kalau ini dibiarkan, dampaknya bukan hanya hari ini, tapi akan menghancurkan masa depan daerah. Negara harus hadir, hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu!” tutup Ato Tamila.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gardagarudainvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Patung Sejarah Remboken Diresmikan, Simbol Persaudaraan Kawanua hingga Mancanegara
Kapolda Sulut Pimpin Sertijab Wakapolda, Brigjen Susetio Cahyadi Resmi Emban Amanah Baru
Suasana Penuh Kehangatan Warnai Perayaan HUT ke-38 Dr. James Komaling, M.Kes.
Sukses Gelar Konsolidasi Kader di Minahasa, Insan Pers Berharap Ruang Dokumentasi Media Lebih Memadai
WISUDA UNIMA JADI SOROTAN, ORANG TUA WISUDAWAN KECEWA DIDUGA TAK BISA MASUK RUANGAN
PENJILAT VS INDEPENDEN, LSM RAKO JANGAN MENJATUHKAN LSM LAIN HANYA UNTUK MENCARI PUJIAN GTI:
Polda Sulut Bongkar Tiga Kasus Narkoba, 63 Gram Sabu Dibagi dalam 62 Paket
PROYEK DRAINASE RP2,8 MILIAR DIDUGA BERMASALAH, KEMBALI DIANGGARKAN 2026 — GTI DESAK POLDA SULUT & KEJATI PERIKSA KADIS PU MANADO
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 00:41 WIB

Patung Sejarah Remboken Diresmikan, Simbol Persaudaraan Kawanua hingga Mancanegara

Senin, 28 September 2026 - 08:59 WIB

Kapolda Sulut Pimpin Sertijab Wakapolda, Brigjen Susetio Cahyadi Resmi Emban Amanah Baru

Sabtu, 26 September 2026 - 16:42 WIB

Suasana Penuh Kehangatan Warnai Perayaan HUT ke-38 Dr. James Komaling, M.Kes.

Jumat, 25 September 2026 - 12:34 WIB

Sukses Gelar Konsolidasi Kader di Minahasa, Insan Pers Berharap Ruang Dokumentasi Media Lebih Memadai

Selasa, 22 September 2026 - 13:03 WIB

WISUDA UNIMA JADI SOROTAN, ORANG TUA WISUDAWAN KECEWA DIDUGA TAK BISA MASUK RUANGAN

Berita Terbaru