Bitung – Penyetoran deviden Rp1,6 miliar oleh Perumda Air Duasudara Bitung kepada Pemkot Bitung pada Jumat (20/2/2026) menjadi sorotan publik. Pasalnya, momentum tersebut bertepatan dengan peringatan satu tahun kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Bitung, Hengky Honandar dan Randito Maringka. 22/2/2026.
Secara total sejak 2023 hingga awal 2026, Perumda Air Duasudara telah menyetor Rp4,2 miliar ke kas daerah. Namun publik mempertanyakan, apakah publikasi angka tersebut murni laporan kinerja, atau bagian dari narasi pencitraan nasional atas capaian pemerintahan daerah?
Direktur Perumda Air Minum Duasudara Bitung, Alfred Salindeho, SE, MM, menyatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan pendapatan perusahaan dan pelayanan kepada pelanggan.
- “Kami menargetkan bisa sampai Rp10 miliar deviden untuk beberapa tahun mendatang,” ujarnya.
Di sisi lain, DPRD Kota Bitung Vivi Ganap menyampaikan apresiasi dan membuka peluang penyertaan modal melalui Perda.
Meski angka deviden meningkat, sebagian masyarakat berharap transparansi juga menyentuh aspek kualitas layanan, distribusi air, serta penanganan keluhan pelanggan. Sebab capaian finansial tidak selalu identik dengan kepuasan publik.
Apakah ini prestasi murni, atau momentum yang dikemas rapi dalam bingkai perayaan politik? Publik menilai.
Red
