Bitung, Sulawesi Utara – Pantauan awak media.vUnsur Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut melalui Satuan Patroli (Satrol) Kodaeral VIII Bitung menunjukkan respons cepat dalam operasi penyelamatan korban kebakaran kapal KM Anaya di perairan Laut Maluku, wilayah Batang Dua, Jumat (27/3/2026).
Operasi evakuasi dipimpin langsung oleh Komandan Satrol Kodaeral VIII, Marvill Marfel Frits, dengan mengerahkan unsur KAL Tedong Naga serta satu unit RHIB (Rigid Hull Inflatable Boat). Sebanyak 20 personel diterjunkan dalam misi kemanusiaan tersebut.
Dalam operasi terpadu yang melibatkan Basarnas dan Polairud serta instansi terkait lainnya, lima anak buah kapal (ABK) berhasil dievakuasi. Empat korban dievakuasi melalui Dermaga Satrol Kodaeral VIII Bitung, sementara satu korban dengan kondisi paling kritis lebih dahulu dirujuk melalui Dermaga Polairud Polda Sulut menuju RSUP Prof. Kandouw di Manado untuk penanganan medis intensif.
Empat korban yang dievakuasi melalui Dermaga Satrol Kodaeral VIII Bitung yakni Fenly Yosep (luka berat), Nestor Sumelung (luka berat), Yornes Domilobe (luka ringan), dan Niklas Antade (luka berat). Sementara satu korban lainnya, Anton Sumelung, lebih dahulu dievakuasi karena mengalami luka bakar serius.
Komandan Satrol Kodaeral VIII menegaskan bahwa kecepatan dan koordinasi menjadi faktor utama dalam keberhasilan operasi ini. “Setelah menerima perintah, seluruh unsur bergerak cepat dan terukur. Sinergi yang solid membuat seluruh korban dapat dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan,” ujarnya.
Perwakilan Balai Karantina Kementerian Kesehatan Bitung juga memastikan total korban berjumlah lima orang dan seluruhnya telah mendapatkan penanganan sesuai prosedur.
Keberhasilan operasi ini menjadi bukti nyata kesiapsiagaan TNI AL dalam menjalankan tugas kemanusiaan serta memperkuat sinergi antarinstansi dalam menghadapi situasi darurat di wilayah perairan Indonesia.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran KM Anaya masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Satrol Kodaeral VIII Bitung akan terus memantau perkembangan situasi serta memberikan dukungan kepada para korban dan keluarga.
TNI AL menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dan responsif dalam menjaga keselamatan masyarakat di laut serta menjamin keamanan wilayah perairan nasional.
dari dermaga satrol Kodaeral 8 Bitung, team awak media delik kasus8 6.com melaporkan. (Hetty.U.T)
