Aktivitas Galian C di Masarang Tondano Barat Terus Berjalan, Integritas Polres Minahasa dan Dinas ESDM Dipertanyakan

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

 

MINAHASA – Aktivitas pertambangan galian C di wilayah Masarang, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa, terpantau masih berlangsung dengan intensitas tinggi.

Pantauan langsung dilapangan yang dihimpun tim investigasi, terlihat sejumlah alat berat dan truk pengangkut material beroperasi di dalam area tambang milik Novel Nender.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tampak satu unit excavator aktif mengeruk material batuan, sementara sedikitnya beberapa truk hilir mudik mengangkut hasil tambang keluar lokasi.

Aktivitas ini menunjukkan adanya operasi produksi yang berjalan secara sistematis dan berskala besar. Namun demikian, hingga saat ini belum ada kejelasan terbuka kepada publik mengenai status legalitas tambang tersebut, termasuk kepemilikan izin usaha pertambangan (IUP) maupun dokumen lingkungan yang menjadi syarat utama operasional.

Sejumlah warga sekitar mengaku telah lama menyaksikan aktivitas tersebut berlangsung. Mereka mempertanyakan apakah kegiatan itu telah memenuhi seluruh ketentuan hukum yang berlaku.

“Kalau memang resmi dan berizin, seharusnya ada penjelasan ke masyarakat. Tapi sampai sekarang tidak ada informasi yang jelas,” ungkap salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Baca Juga:  SIARAN PERS GADAPAKSI SULUT: DI MANA HATI NURANI GUBERNUR & WAGUB SULUT? 9 BULAN LAPORAN DUGAAN IJAZAH PALSU BUPATI TALAUD DI BARESKRIM, PEMPROV DIAM SERIBU BAHASA.

Di sisi lain, belum terlihat adanya tindakan penertiban atau penegakan hukum, baik oleh Polres Minahasa maupun Dinas ESDM yang secara terbuka diinformasikan kepada publik terkait aktivitas di lokasi tersebut.

Hal ini juga memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai efektivitas pengawasan oleh instansi terkait, baik di tingkat daerah maupun aparat penegak hukum.

Pengamat kebijakan publik menilai bahwa transparansi menjadi kunci utama dalam situasi seperti ini. Pemerintah daerah dan instansi teknis, termasuk Dinas ESDM, dinilai perlu segera memberikan klarifikasi mengenai:
Status perizinan tambang,
Kepatuhan terhadap dokumen lingkungan.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi kepada pihak pengelola tambang serta instansi terkait masih terus dilakukan.

Redaksi membuka ruang hak jawab bagi semua pihak yang disebut atau merasa terkait dalam pemberitaan ini.

Masyarakat berharap ada langkah tegas dan terbuka dari pemerintah guna memastikan seluruh aktivitas pertambangan berjalan sesuai aturan serta tidak merugikan lingkungan maupun kepentingan publik.

(Tim Investigasi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gardagarudainvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Megawati Dijadwalkan Hadiri Konsolidasi PDIP Sulut, Warga Titip Aspirasi soal Pasar Murah dan Transparansi
LSM INAKOR Apresiasi penindakan KPK di Bolmut, Desak Pengusutan di Jajaran BMR, Termasuk Transparansi Dana CSR Tambang Emas-Semen.
DOKUMEN NASABAH DIDUGA HILANG DI BAGIAN KREDIT BANK SULUTGO, YR: “BAGAIMANA KREDIBILITAS PELAYANAN BANK?”
SOLAR SUBSIDI DIDUGA “DIKURAS” BERULANG SPBU MINAHASA–TOMOHON DISOROT, DUGAAN PENAMPUNGAN DAN PENJUALAN KEMBALI DIMINTA DIBONGKAR
DUGAAN POLA KORUPSI TERSTRUKTUR DI KUPP KELAS II TAHUNA: KANTOR BUKA 24 JAM, TAPI TELEPON PUBLIK TERTUTUP. ADA APA DENGAN ANGGARAN Rp 130 MILIAR APBN 2026?
Instruksi Bupati Soal Telur Ikan Terbang Dipertanyakan, Warga Soroti Dugaan Pungutan Rp7,5 Juta di Seira
SIARAN PERS GADAPAKSI SULUT: DI MANA HATI NURANI GUBERNUR & WAGUB SULUT? 9 BULAN LAPORAN DUGAAN IJAZAH PALSU BUPATI TALAUD DI BARESKRIM, PEMPROV DIAM SERIBU BAHASA.
WAKILI KAPOLDA SULUT, DIRPOLAIRUD HADIRI PEMBUKAAN OPEN TOURNAMENT BOLA BASKET PIALA PANGLIMA TNI DI MANADO
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 14:15 WIB

Megawati Dijadwalkan Hadiri Konsolidasi PDIP Sulut, Warga Titip Aspirasi soal Pasar Murah dan Transparansi

Selasa, 22 September 2026 - 12:20 WIB

LSM INAKOR Apresiasi penindakan KPK di Bolmut, Desak Pengusutan di Jajaran BMR, Termasuk Transparansi Dana CSR Tambang Emas-Semen.

Senin, 21 September 2026 - 10:20 WIB

DOKUMEN NASABAH DIDUGA HILANG DI BAGIAN KREDIT BANK SULUTGO, YR: “BAGAIMANA KREDIBILITAS PELAYANAN BANK?”

Sabtu, 19 September 2026 - 10:05 WIB

SOLAR SUBSIDI DIDUGA “DIKURAS” BERULANG SPBU MINAHASA–TOMOHON DISOROT, DUGAAN PENAMPUNGAN DAN PENJUALAN KEMBALI DIMINTA DIBONGKAR

Jumat, 18 September 2026 - 05:47 WIB

DUGAAN POLA KORUPSI TERSTRUKTUR DI KUPP KELAS II TAHUNA: KANTOR BUKA 24 JAM, TAPI TELEPON PUBLIK TERTUTUP. ADA APA DENGAN ANGGARAN Rp 130 MILIAR APBN 2026?

Berita Terbaru