KMP Labuhan Haji Sandar, Truk Diduga Bermuatan Sianida Lolos dari ASDP Bitung! Aparat Adu Tegang, Kini Diawasi di Depan Mako Lantamal VIII, Manado

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_32

oplus_32

Bitung – 4 Maret 2026 – Pelabuhan Pelabuhan ASDP Bitung kembali menjadi pusat perhatian publik. Kapal feri KMP Labuhan Haji yang melayani rute Sanger–Bitung disebut menjadi titik awal mencuatnya dugaan lolosnya satu unit truk Hino yang diinformasikan bermuatan sianida.

Saat KMP Labuhan Haji sandar dan proses bongkar muat berlangsung, petugas Bea Cukai melakukan pemeriksaan terhadap empat unit kendaraan dari Sanger. Namun menurut informasi yang beredar, kendaraan pertama tidak diperiksa secara menyeluruh. Tak lama kemudian, truk berplat DB 8958 DY keluar dari area parkiran pelabuhan tanpa hambatan berarti.

Sorotan publik semakin tajam karena setelah truk tersebut keluar, Kepala Bea Cukai Provinsi disebut ikut meninggalkan lokasi pelabuhan. Di saat bersamaan, tim anggota Angkatan Laut, yang sebelumnya berada di area tersebut juga dilaporkan membubarkan diri. Situasi ini memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merasa ada kejanggalan, Intelijen Polres Bitung bersama Intel Kodim 1310/Bitung melakukan pengejaran dan mencegat truk tersebut di pintu Tol Bitung. Di lokasi pencegatan terjadi adu argumen dengan oknum yang diduga melakukan pengawalan terhadap kendaraan tersebut.

Salah satu oknum bahkan disebut menantang agar persoalan dibawa ke markas komando. “Kalau begitu mari kita sama-sama ke Markas Mako Lantamal VIII, Jl. Yos Sudarso, Kairagi Weru, Kec. Paal Dua,,” ujarnya.

Baca Juga:  Sinergi Nyata untuk Rakyat! Wali Kota Hengky Honandar Bersama TNI Serahkan Rumah Layak Huni bagi Warga Kurang Mampu

Perkembangan terbaru menyebutkan, hingga saat ini kedua intel dari Polres Bitung dan Kodim 1310/Bitung masih berada di depan  Mako Lantamal VIII, Manado untuk mengawasi keberadaan truk tersebut. Langkah ini dilakukan guna memastikan kendaraan yang diduga bermuatan bahan kimia berbahaya itu tetap dalam pemantauan ketat.

Peristiwa ini memicu sejumlah pertanyaan publik:

Apakah benar truk tersebut bermuatan sianida?

Mengapa pemeriksaan awal tidak dilakukan secara menyeluruh?

Mengapa pejabat dan personel yang berada di pelabuhan meninggalkan lokasi setelah kendaraan keluar?

Mengapa penyelesaian kasus justru bergeser hingga ke markas komando di Manado?

Sianida merupakan bahan kimia berbahaya dengan pengawasan ketat karena berpotensi disalahgunakan. Jika benar ada kelalaian atau bahkan permainan oknum, maka persoalan ini bukan sekadar insiden biasa, melainkan menyangkut keamanan dan integritas pengawasan pintu masuk wilayah.

Masyarakat Sulawesi Utara kini menuntut keterbukaan dan klarifikasi resmi dari seluruh pihak terkait. Penegakan hukum harus dilakukan secara transparan dan profesional, tanpa intervensi dan tanpa pandang bulu.(Ref)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gardagarudainvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Damai Kembali di Bitung: Dansatrol dan KKJ Sulut Sepakat Akhiri Kesalahpahaman dengan Semangat Persaudaraan
Polda Sulut, Kemenag, dan Kesbangpol Gelar Coffee Morning Jaga Kondusifitas Terkait Isu Kedatangan UAS
TNI AL Hadir di Festival Budaya LEMBUT BADASENG, Perkuat Persatuan dan Jaga Warisan Maritim Nusantara
Sinergi Nyata untuk Rakyat! Wali Kota Hengky Honandar Bersama TNI Serahkan Rumah Layak Huni bagi Warga Kurang Mampu
Gudang BBM Subsidi Ilegal di Amurang Kembali Terendus, Masyarakat Tantang Ketegasan Aparat
Kebersamaan TNI Dan Petani, Panen Padi Di Desa Gledug Berjalan Lancar
VIRAL! Aipda Vicky Bongkar Dugaan “Gurita Korupsi” Dana Desa di Minahasa, Penyidikan Mandek Usai Dimutasi ke Talaud
Jalan Nasional Hancur, Negara Jangan Diam! Ato Tamila Hantam PT MSM: ‘Jangan Korbankan Rakyat Demi Tambang!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:48 WIB

Damai Kembali di Bitung: Dansatrol dan KKJ Sulut Sepakat Akhiri Kesalahpahaman dengan Semangat Persaudaraan

Jumat, 22 Mei 2026 - 03:04 WIB

Polda Sulut, Kemenag, dan Kesbangpol Gelar Coffee Morning Jaga Kondusifitas Terkait Isu Kedatangan UAS

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:13 WIB

TNI AL Hadir di Festival Budaya LEMBUT BADASENG, Perkuat Persatuan dan Jaga Warisan Maritim Nusantara

Senin, 27 April 2026 - 06:47 WIB

Sinergi Nyata untuk Rakyat! Wali Kota Hengky Honandar Bersama TNI Serahkan Rumah Layak Huni bagi Warga Kurang Mampu

Rabu, 15 April 2026 - 03:40 WIB

Gudang BBM Subsidi Ilegal di Amurang Kembali Terendus, Masyarakat Tantang Ketegasan Aparat

Berita Terbaru