
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar, Kapolres Bitung Albert Zai, perwakilan Dandim 1310 Bitung Kapten Inf. Markus Tilaar, serta unsur Forkopimda dan pimpinan instansi terkait lainnya, mulai dari Dishub, BPBD, Pelindo, Pertamina, Jasa Marga, hingga para Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran.
Rakor diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan doa, kemudian dilanjutkan pengantar oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno. Paparan strategis turut disampaikan oleh Wakil Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Loedwijk Paulus, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta para menteri dan pimpinan lembaga terkait lainnya.
Dalam arahannya, Kapolri menegaskan bahwa rakor lintas sektoral ini menjadi penanda dimulainya pelayanan terpadu kepada masyarakat dalam rangka arus mudik Lebaran 2026. Berdasarkan hasil survei, jumlah pemudik tahun ini diperkirakan mengalami penurunan sekitar 5 persen, dengan tujuan terbanyak di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Sementara di luar Pulau Jawa, Provinsi Sulawesi Selatan dan Sumatera Selatan menjadi tujuan dominan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain program mudik gratis, hasil analisa dan evaluasi lalu lintas juga menunjukkan tren positif berupa penurunan angka kecelakaan, korban meninggal dunia, korban luka, serta kerusakan kendaraan sekitar 7 persen dibanding tahun sebelumnya.
Rakor turut menyoroti kesiapan menghadapi potensi cuaca ekstrem, banjir, longsor, pohon tumbang, titik rawan kemacetan, hingga lonjakan kunjungan di kawasan wisata selama libur Lebaran. Prediksi puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 17–19 Maret 2026, sementara arus balik pada 28–29 Maret 2026.
Sejumlah rekomendasi strategis ditegaskan, antara lain peningkatan patroli dan pengamanan jalur, rekayasa lalu lintas di titik wisata, pengawasan bahan pokok penting, penguatan sinergi bersama potensi masyarakat, serta imbauan kepada warga agar memastikan keamanan rumah dan kesiapan kendaraan sebelum bepergian.
Kasi Humas Polres Bitung, Abdul Natip Anggai, menyampaikan bahwa partisipasi dalam rakor ini merupakan bentuk keseriusan institusi dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
- “Rakor lintas sektoral ini adalah wujud komitmen bersama untuk memastikan pelayanan dan pengamanan Idulfitri berjalan optimal. Polres Bitung siap bersinergi dengan seluruh instansi terkait agar masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati di perjalanan, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kondisi rumah dan kendaraan sebelum ditinggalkan.
Seluruh rangkaian Zoom Rakor Lintas Sektoral Idulfitri 1447 H Tahun 2026 berakhir pada pukul 13.55 WITA dalam keadaan aman dan lancar.
Melalui sinergi lintas sektor ini, diharapkan pelaksanaan mudik dan perayaan Idulfitri 2026 di Kota Bitung dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sekaligus menghadirkan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat. (Red)














