Aliansi LSM dan Ormas Bitung: Jangan Tunggu Korban! Gubernur Sulut, Wali Kota, DPRD dan Instansi Terkait Diminta Segera Tangani Keluhan Warga Tanjung Merah

- Penulis

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

BITUNG, 8 Juli 2026 – Persoalan yang dikeluhkan warga Kelurahan Tanjung Merah, Kota Bitung, terkait dugaan pencemaran limbah yang dikaitkan dengan aktivitas PT Futai kembali menjadi perhatian publik. Sejumlah organisasi yang tergabung dalam Aliansi LSM dan Ormas Kota Bitung mendesak pemerintah agar tidak lagi bersikap pasif terhadap aspirasi masyarakat.

Aliansi menilai sudah saatnya Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kota Bitung, DPRD, instansi teknis terkait, serta Kesbangpol Kota Bitung mengambil langkah nyata melalui pemeriksaan lapangan, dialog dengan masyarakat, dan upaya pencegahan dini.

“Kami tidak ingin pemerintah baru bergerak setelah muncul korban. Pencegahan harus dilakukan sekarang, bukan ketika persoalan sudah semakin besar,” tegas perwakilan aliansi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut aliansi, berbagai keluhan masyarakat selama ini dinilai belum memperoleh perhatian yang memadai. Karena itu, mereka meminta Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling, serta Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, hadir langsung di tengah masyarakat Tanjung Merah untuk mendengar aspirasi warga sekaligus memastikan pemerintah menjalankan fungsi perlindungan terhadap masyarakat.

Baca Juga:  Perkuat Kompetensi Aparatur, Camat Maesa dan Sekcam Ikuti Ujian Dinas Tingkat II ASN Pemerintah Kota Bitung

Aliansi juga mendesak DPRD Kota Bitung agar menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal dan memanggil seluruh pihak yang berkaitan dengan persoalan tersebut. Kesbangpol Kota Bitung pun diminta melakukan langkah antisipatif guna menjaga situasi tetap kondusif melalui pendekatan komunikasi dan penyelesaian secara terbuka.

Selain itu, instansi yang memiliki kewenangan di bidang lingkungan hidup didorong untuk melakukan pemeriksaan secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku. Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian kepada masyarakat sekaligus menjadi dasar pengambilan kebijakan yang objektif.

Aliansi menegaskan bahwa tuntutan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Mereka berharap seluruh pemangku kepentingan segera merespons aspirasi warga agar persoalan yang berkembang tidak semakin meluas dan dapat diselesaikan melalui mekanisme hukum serta kebijakan pemerintah yang transparan dan akuntabel.

Noval

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gardagarudainvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Megawati Dijadwalkan Hadiri Konsolidasi PDIP Sulut, Warga Titip Aspirasi soal Pasar Murah dan Transparansi
LSM INAKOR Apresiasi penindakan KPK di Bolmut, Desak Pengusutan di Jajaran BMR, Termasuk Transparansi Dana CSR Tambang Emas-Semen.
DOKUMEN NASABAH DIDUGA HILANG DI BAGIAN KREDIT BANK SULUTGO, YR: “BAGAIMANA KREDIBILITAS PELAYANAN BANK?”
SOLAR SUBSIDI DIDUGA “DIKURAS” BERULANG SPBU MINAHASA–TOMOHON DISOROT, DUGAAN PENAMPUNGAN DAN PENJUALAN KEMBALI DIMINTA DIBONGKAR
DUGAAN POLA KORUPSI TERSTRUKTUR DI KUPP KELAS II TAHUNA: KANTOR BUKA 24 JAM, TAPI TELEPON PUBLIK TERTUTUP. ADA APA DENGAN ANGGARAN Rp 130 MILIAR APBN 2026?
Instruksi Bupati Soal Telur Ikan Terbang Dipertanyakan, Warga Soroti Dugaan Pungutan Rp7,5 Juta di Seira
SIARAN PERS GADAPAKSI SULUT: DI MANA HATI NURANI GUBERNUR & WAGUB SULUT? 9 BULAN LAPORAN DUGAAN IJAZAH PALSU BUPATI TALAUD DI BARESKRIM, PEMPROV DIAM SERIBU BAHASA.
WAKILI KAPOLDA SULUT, DIRPOLAIRUD HADIRI PEMBUKAAN OPEN TOURNAMENT BOLA BASKET PIALA PANGLIMA TNI DI MANADO
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 14:15 WIB

Megawati Dijadwalkan Hadiri Konsolidasi PDIP Sulut, Warga Titip Aspirasi soal Pasar Murah dan Transparansi

Selasa, 22 September 2026 - 12:20 WIB

LSM INAKOR Apresiasi penindakan KPK di Bolmut, Desak Pengusutan di Jajaran BMR, Termasuk Transparansi Dana CSR Tambang Emas-Semen.

Senin, 21 September 2026 - 10:20 WIB

DOKUMEN NASABAH DIDUGA HILANG DI BAGIAN KREDIT BANK SULUTGO, YR: “BAGAIMANA KREDIBILITAS PELAYANAN BANK?”

Sabtu, 19 September 2026 - 10:05 WIB

SOLAR SUBSIDI DIDUGA “DIKURAS” BERULANG SPBU MINAHASA–TOMOHON DISOROT, DUGAAN PENAMPUNGAN DAN PENJUALAN KEMBALI DIMINTA DIBONGKAR

Jumat, 18 September 2026 - 05:47 WIB

DUGAAN POLA KORUPSI TERSTRUKTUR DI KUPP KELAS II TAHUNA: KANTOR BUKA 24 JAM, TAPI TELEPON PUBLIK TERTUTUP. ADA APA DENGAN ANGGARAN Rp 130 MILIAR APBN 2026?

Berita Terbaru